Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Anies Yakin Kuasai Madura, Ini Peluangnya Menurut 3 Survei Pilpres 2024

Wilayah Jawa Timur, terutama Madura, merupakan basis suara PKB yang sekarang mengusung paslon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menyapa pendukungnya saat tiba dilokasi Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024). Debat Keempat Pilpres 2024 mengangkat tema terkait pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar menyapa pendukungnya saat tiba dilokasi Debat Keempat Pilpres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (21/1/2024). Debat Keempat Pilpres 2024 mengangkat tema terkait pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat dan desa. Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, SUMENEP - Calon Presiden (Capres) koalisi perubahan, Anies Baswedan optimis mendulang suara mayoritas di kawasan Madura.

Anies mengatakan bahwa masyarakat Madura sejak pemilihan sebelumnya selalu berada di dalam barisan perubahan. “Mereka memilih calon yang membawa agenda perubahan, ketika calon berada di agenda perubahan akan didukung, kalau berpindah tidak didukung lagi,” kata Anies di Bandar Udara Trunojoyo, Sumenep, Rabu (31/1/2024).

Anies kembali menekankan bahwa pihaknya menawarkan gagasan perubahan bagi masyarakat Madura. Salah satu gagasan yang ditawarkan oleh Anies dan Cak Imin adalah mengembalikan kehidupan yang berlandaskan hukum.

Selain itu, eks Gubernur DKI Jakart ini juga menyinggung tentang potensi rumput laut di Pulau Madura. Ia menyampaikan siap untuk mengembangkan potensi tersebut

"Kami sih siap untuk ikut mendukung, karena kemarin saya sampaikan kebijakan kami jadi satu kesatuan, agromaritim, sehingga kebijakan itu dua duanya ya untuk agriculture dan untuk aquaculture dan menjadi satu kesatuan bila rumput laut potensial kami siap kembangkan," ucap Anies.

Lantas seberapa besar peluang Anies. Berikut tren elektabilitas partai politik dan capres di Jawa Timur:

PKB Kuat di Jawa Timur

Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis hasil sigi terbaru terkait elektabilitas pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) maupun partai politik di Jawa Timur pada 5 Januari 2024 lalu.

Khusus capres dan cawapres, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi yang teratas dengan angka elektabilitas sebanyak 46,7 persen, diikuti Ganjar Pranowo-Mahfud MD 26,6 persen dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar sebanyak 16,2 persen. 

Sementara itu, untuk elektabilitas partai politik, PDIP berhasil melampaui PKB di Jawa Timur. Elektabilitas PDIP mencapai 23,3 persen. Sedangkan PKB berada di peringkat dua dengan angka 20,7 persen. Gerindra 16,6 persen dan Golkar 7,5 persen. Demokrat, salah satu partai yang juga memiliki basis suara di Jawa Timur elektabilitasnya hanya 4,9 persen.

Adapun, jika diurai berdasarkan basis suaranya. PDIP cenderung unggul dari semua partai di wilayah Mataraman dan Arek. Mataraman mencakup wilayah Blitar, Kota Blitar, Bojonegoro, Kediri, Kota Kediri, Madiun, Kota Madiun, Lamongan, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Nganjuk, Ngawi, Tuban.

Elektabilitas PDIP di wilayah Mataraman mencapai 27,3 persen unggul dari PKB yang hanya 16,9 persen, Gerindra 14,2 persen, dan Golkar 11,4 persen. Demokrat yang memiliki basis suara di Mataraman, terutama di Kabupaten Pacitan dan Magetan, elektabilitasnya hanya 8,7 persen.

Sedangkan di wilayah Arek, yang terdiri dari Gresik, Jombang, Kota Batu, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Surabaya, Kota Pasuruan, Sidoarjo, Malang, dan Mojokerto, elektabilitas PDIP mencapai 25,5 persen, PKB 18,9 persen, Gerindra 17,6 persen, dan Golkar 6,1 persen.

Sementara itu, elektabiltas PKB unggul di basis suara Madura dan Tapal Kuda yang memiliki akar masyarakat nahdliyin atau NU. Madura terdiri dari empat kabupaten yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep. 

Di Madura elektabiltas PKB mencapai 33,9 persen. Unggul jauh di atas Gerindra dan PDIP yang masing-masing hanya 13,4 persen dan 9,2 persen. NasDem memperoleh elektabilitas 5,5 persen.

Sementara di Tapal Kuda, yang secara kultural didominasi budaya Madura dan sebagian campuran Jawa Madura atau biasa disebut Pendalungan, PKB tetap unggul di angka 23,9 persen diikuti Gerindra 20,8 persen dan PDIP 19,6 persen.

Wilayah Tapal Kuda, yang secara tradisional adalah bekas wilayah Blambangan pada masa klasik dulu, terdiri dari Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Kota Probolinggo, Lumajang, Probolinggo dan Situbondo.

Halaman
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper