Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

4 Hal Penting untuk Bela Keadilan dan Kemanusiaan di Gaza Menurut Menlu Retno

Menlu RI Retno Marsudi mengatakan ada empat hal yang perlu dilakukan untuk membela kemanusiaan di Gaza.
Tangkapan layar - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menyampaikan laporan pelaksanaan Sidang Majelis Umum ke-78 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). JIBI/Bisnis-Nancy Junita
Tangkapan layar - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi menyampaikan laporan pelaksanaan Sidang Majelis Umum ke-78 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). JIBI/Bisnis-Nancy Junita

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan ada empat hal penting yang mesti dilakukan untuk membela keadilan dan kemanusiaan di Gaza, Palestina. 

Pertama, pentingnya gencatan senjata secara permanen. Indonesia sangat menyambut jeda kemanusiaan. 

"Namun hal ini tidak cukup, yang diperlukan adalah sebuah gencatan senjata yang permanen agar nyawa dapat diselamatkan dan bantuan kemanusiaan yang diperlukan dapat diberikan," katanya, dalam keterangan resmi, Rabu (29/11/2023).

Kedua, pentingnya memastikan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan. Bantuan kemanusiaan yang massif diperlukan di Gaza dan perlu meningkatkan bantuan kemanusiaan. 

"Negara dunia harus membantu UNRWA dan lembaga kemanusiaan lainnya agar dapat membantu 1,7 juta pengungsi di Gaza. Dari sisi Indonesia, saya sampaikan komitmen Indonesia untuk meningkatkan bantuan, termasuk kesiapan mengirimkan kapal rumah sakit," ujarnya.

Ketiga, pentingnya rasa keadilan. Retno mengingatkan bahwa dalam perang ada aturan dan batasannya. 

"Kedua hal ini tidak kita lihat di Gaza. Serangan terhadap berbagai fasilitas sipil bukan hal yang normal, saya sempat ulangi, bukan hal yang normal. Apa yang terjadi di Gaza jelas-jelas pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional," tambahnya.

Menurutnya, penerapan standar ganda harus dihentikan, dan Indonesia mendukung upaya untuk meminta pertanggungjawaban Israel, termasuk di International Court of Justice.

Keempat, pentingnya dimulainya kembali proses politik dan perdamaian. Akar masalah konflik harus diselesaikan, yaitu pendudukan illegal Israel terhadap Palestina.

"Indonesia juga mendorong status Palestina menjadi anggota penuh PBB agar memiliki kedudukan yang setara dengan Israel dalam mewujudkan solusi dua negara berdasar parameter internasional yang telah disepakati," ucapnya. 

Dalam pernyataan nasional di depan Sidang Majelis Umum (SMU) PBB, dia menutup dengan menyatakan hanya dengan hati dapat membela kemanusiaan. 

”Hanya dengan menggunakan hati, kita akan dapat membela keadilan dan kemanusiaan. Only by using our heart can we bring humanity and justice," tambahnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper