<p><strong>Bisnis.com</strong><span>, JAKARTA - <a href="https://www.bisnis.com/topic/997/amerika-serikat" target="_blank" rel="noopener">Amerika Serikat</a> (AS) dan <a href="https://www.bisnis.com/topic/21595/armenia" target="_blank" rel="noopener">Armenia</a> memulai latihan militer bersama pada Senin (11/9/2023), menandakan bahwa Kota Yerevan kian merenggang dengan Moskow, <a href="https://www.bisnis.com/topic/1633/Rusia" target="_blank" rel="noopener">Rusia</a>.</span></p><p><span>Latihan tersebut dilakukan kala meningkatnya rasa frustrasi Armenia atas kegagalan Rusia bertindak sebagai penjamin keamanan dalam gesekan dengan rival bersejarahnya, Azerbaijan.</span></p><p><span>Menurut Komando Angkatan Darat AS di Eropa dan Afrika, latihan bertajuk Eagle Partner itu dibuka oleh 85 tentara AS yang melatih 175 tentara Armenia hingga 20 September mendatang.</span></p><p><span>“Latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan tingkat interoperabilitas dengan pasukan AS dalam misi penjaga perdamaian internasional,” kata Kementerian Pertahanan Armenia sebagaimana dikutip dari <em>CNA</em></span><span>, Selasa (12/9/2023).</span></p><p><span>Militer AS mengatakan latihan tersebut akan membantu Brigade Penjaga Perdamaian ke-12 Armenia dalam memenuhi standar NATO menjelang evaluasi pada akhir tahun ini.</span></p><p><span>Sementara itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa keputusan Armenia untuk bekerja sama dengan AS, alih-alih berlatih dengan aliansi Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO) yang dipimpin Moskow, masih perlu dianalisis dengan mendalam.</span></p><p><span>“Tentu saja kami akan berusaha memahami dan memahami semua ini. Namun, bagaimana pun, kami akan melakukannya melalui dialog kemitraan yang erat dengan pihak Armenia,” ujarnya.</span></p><p><span>Di sisi lain, AS menepis tanggapan Kremlin dan justru menyoroti perang Rusia dengan Ukraina dan Georgia.</span></p><p><span>“Mengingat Rusia telah menginvasi dua negara tetangganya dalam beberapa tahun terakhir, mereka harus menahan diri untuk tidak memberikan ceramah kepada negara-negara lain mengenai pengaturan keamanan,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller.</span></p><p><span>Dia mengatakan bahwa AS telah menjalin kerja sama keamanan dengan Armenia sejak tahun 2003 dan menyebut latihan terbaru ini tidak ada kaitannya dengan peristiwa lain. </span><span>Namun, Moskow pada pekan lalu telah memanggil duta besar Armenia untuk mengeluhkan “langkah tidak bersahabat” yang diambil negara itu.</span></p><p><span>Menurut Miller, bahwa duta besar Armenia mendapat teguran keras dari Rusia, tetapi bersikeras bahwa negara-negara tersebut tetap menjadi sekutu.</span></p>
Tak Akur dengan Rusia, AS Latihan Militer Bareng Armenia
AS dan Armenia memulai latihan militer bersama pada Senin (11/9/2023), menandakan bahwa Kota Yerevan kian merenggang dengan Moskow, Rusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Reyhan Fernanda Fajarihza
Editor : Nancy Junita