Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Potret Banjir Rob di Daerah Pemerintahan Ganjar Pranowo Yang Tak Kunjung Surut

Banjir rob merendam ratusan rumah dan melumpuhkan askes jalan di Demak, Jawa Tengah.
Foto udara kondisi permukiman warga yang terisolir rob (limpasan kenaikan air laut ke daratan) permanen di Dusun Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (14/5/2023). Sebanyak 15 desa di kecamatan setempat terdampak kenaikan air laut dan sejumlah dusun terisolir sehingga warga setempat berharap adanya penanganan dari pemerintah atas bencana rob yang terjadi berulang sejak sekitar tahun 1995. ANTARA FOTO/Aji Styawan
Foto udara kondisi permukiman warga yang terisolir rob (limpasan kenaikan air laut ke daratan) permanen di Dusun Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (14/5/2023). Sebanyak 15 desa di kecamatan setempat terdampak kenaikan air laut dan sejumlah dusun terisolir sehingga warga setempat berharap adanya penanganan dari pemerintah atas bencana rob yang terjadi berulang sejak sekitar tahun 1995. ANTARA FOTO/Aji Styawan

Bisnis.com, JAKARTA – Banjir rob merendam ratusan rumah dan melumpuhkan askes jalan di Demak, Jawa Tengah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menilai reklamasi memang menjadi salah satu faktor pemicu pengikisan pantai atau abrasi yang menyebabkan banjir rob tersebut.

Selain reklamasi, salah satu faktor lain yang menyebabkan banjir rob adalah penurunan muka tanah, dimana di Semarang terjadi penurunan sebesar 12-14 mm per tahun, sedangkan di Demak sebesar 4-5 cm per tahun.

Berikut foto-foto banjir rob di Demak yang merendam ratusan rumah warga :

Potret Banjir Rob di Daerah Pemerintahan Ganjar Pranowo Yang Tak Kunjung Surut

Foto udara kondisi permukiman warga yang terisolir rob (limpasan kenaikan air laut ke daratan) permanen di Dusun Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (14/5/2023). Sebanyak 15 desa di kecamatan setempat terdampak kenaikan air laut dan sejumlah dusun terisolir sehingga warga setempat berharap adanya penanganan dari pemerintah atas bencana rob yang terjadi berulang sejak sekitar tahun 1995. ANTARA FOTO/Aji Styawan

Potret Banjir Rob di Daerah Pemerintahan Ganjar Pranowo Yang Tak Kunjung Surut

Foto udara kendaraan bermotor melaju perlahan saat menembus genangan air rob (limpasan kenaikan air laut ke daratan) di jalur Pantura Demak KM 10, di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (13/5/2023). Genangan air rob yang menggenangi jalur tersebut dengan ketinggian bervariasi hingga sekitar 40 cm menyebabkan ketersendatan arus lalu lintas sepanjang sekitar 7 kilometer dari arah Semarang ke Demak, maupun sebaliknya, dan menurut warga setempat genangan air rob ketika air pasang tinggi telah melanda jalur arteri itu sejak tahun 2017. ANTARA FOTO/Aji Styawan

Potret Banjir Rob di Daerah Pemerintahan Ganjar Pranowo Yang Tak Kunjung Surut

Foto udara kondisi permukiman warga yang terisolir rob (limpasan kenaikan air laut ke daratan) permanen di Dusun Timbulsloko, Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu (14/5/2023). Sebanyak 15 desa di kecamatan setempat terdampak kenaikan air laut dan sejumlah dusun terisolir sehingga warga setempat berharap adanya penanganan dari pemerintah atas bencana rob yang terjadi berulang sejak sekitar tahun 1995. ANTARA FOTO/Aji Styawan

Potret Banjir Rob di Daerah Pemerintahan Ganjar Pranowo Yang Tak Kunjung Surut

Sejumlah siswa melintas di dekat permukiman yang dikepung air di Desa Tibulsloko di Demak, Jawa Tengah (8/6/2023). Antara

Potret Banjir Rob di Daerah Pemerintahan Ganjar Pranowo Yang Tak Kunjung Surut

Area permukiman yang dikepung air di Desa Tibulsloko di Demak, Jawa Tengah (8/6/2023). Antara

Potret Banjir Rob di Daerah Pemerintahan Ganjar Pranowo Yang Tak Kunjung Surut

Area permukiman yang dikepung air di Desa Tibulsloko di Demak, Jawa Tengah (8/6/2023). Antara


 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Abdullah Azzam
Editor : Abdullah Azzam
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper