<p><strong>Bisnis.com</strong>, JAKARTA - <a href="https://www.bisnis.com/topic/801/china" target="_blank" rel="noopener">China</a> akan menginvestasikan US$38,64 miliar atau sekitar Rp577,7 triliun di industri petrokimia dan otomotif di <a href="https://www.bisnis.com/topic/2090/malaysia" target="_blank" rel="noopener">Malaysia</a>.</p><p>Perdana Menteri Malaysia <a href="https://www.bisnis.com/topic/15331/anwar-ibrahim" target="_blank" rel="noopener">Anwar Ibrahim</a> mengatakan, Rongsheng Petrochemical dikabarkan akan menginvestasikan sekitar RM80 miliar atau Rp272,05 triliun di kilang petrokimia di Malaysia.</p><p>Selain itu, pembuat mobil Geely akan menginvestasikan RM2 miliar yang kemudian meningkat ke angka RM32 miliar atau Rp108,82 triliun.</p><p>Kendati demikian, Anwar yang telah melakukan kunjungan resmi ke China pekan lalu itu hingga saat ini belum memberikan kerangka waktu pasti terkait komitmen total investasi.</p><p>Dalam kunjungannya, Anwar menyebut telah berdiskusi dengan pejabat pemerintahan China terkait upaya mengurangi ketergantungan Asia terhadap dolar Amerika Serikat (AS). </p><p>Menurutnya, tidak alasan yang cukup kuat sehingga akhirnya negara-negara di Asia harus selalu bergantung pada dolar AS.</p><p>Dia mengusulkan pembentukan "Dana Moneter Asia" di Forum Boao di China pekan lalu. Usulan tersebut, sambungnya, memperoleh respons positif dari Presiden China <a href="https://www.bisnis.com/topic/5075/xi-jinping" target="_blank" rel="noopener">Xi Jinping</a>.</p><p>Xi bahkan meminta agar gagasan tersebut dapat dibahas lebih lanjut antar-negara-negara Asia.</p>
China Investasi Rp577 Triliun di Industri Petrokima dan Otomotif Malaysia
China akan menginvestasikan US$38,64 miliar atau sekitar Rp577,7 triliun di industri petrokimia dan otomotif di Malaysia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Penulis : Szalma Fatimarahma
Editor : Nancy Junita
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.
59 menit yang lalu
Aksi Borong Saham GJTL oleh Lo Kheng Hong Berlanjut
1 jam yang lalu
Ramalan Nasib Pergerakan Harga Emas Pekan Keempat Juli 2026
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru
13 jam yang lalu
Prabowo: Banyak Pejabat Masuk Rumah Sakit karena Kerja Keras
18 jam yang lalu