Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Temui Dirjen WHO Mei 2023, Menkes Mau Bahas Status Pandemi Covid-19

Menkes Budi Gunadi Sadikin baru akan bertemu dengan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Mei 2023.
Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Menlu Retno Marsudi / Setwapres
Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Menlu Retno Marsudi / Setwapres

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin baru akan bertemu dengan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Mei 2023 atau mundur satu bulan dari rencana awal. 

Budi mengatakan, dirinya akan berkonsultasi dengan Direktur Jenderal WHO terkait kesiapan Indonesia yang berencana untuk mengubah status pandemi menjadi endemi Covid-19 pada tahun ini. 

Menurutnya, meski WHO menyerahkan kewenangan untuk menetapkan akhir pandemi kepada pemerintah di masing-masing negara, namun pihaknya tetap memerlukan rekomendasi WHO terkait waktu yang tepat untuk mendeklarasikan hal tersebut. 

Di sisi lain, WHO juga merekomendasikan agar pencabutan status pandemi Covid-19 dapat dilakukan secara serentak dan selaras dengan negara-negara lainnya. Adapun rekomendasi ini diterima Kemenkes dalam diskusi bersama pejabat setingkat eselon satu WHO beberapa waktu lalu. 

"Saya pengen ketemu kepala WHO sendiri, nanti rencananya di Mei 2023 untuk bicara kalau kita melakukan [perubahan status] itu tepat, proper, atau timing yang pas seperti apa karena pandemi ini kan dunia, lebih baik kalau kita koordinasi dengan negara-negara di dunia," ujarnya kepada wartawan, Rabu (22/2/2023). 

Seperti diketahui, Budi sebelumnya berencana untuk menemui petinggi WHO pada Maret mendatang. Dalam kunjungannya itu, Budi Budi mengaku akan melobi jajaran pengurus WHO untuk dapat mencabut status pandemi Covid-19 secara perlahan.

Mantan Wakil Menteri BUMN itu menilai, pandemi yang telah berlangsung selama tiga tahun lamanya ini ternyata telah membuat banyak negara berhasil untuk mengendalikan perkembangan kasus Covid-19 di masing-masing wilayahnya. 

"Saya akan datang mulai Maret 2023 nanti untuk bilang ini Indonesia kan sudah beres, ya ada negara yang lebih buruk dari Indonesia tapi kan banyak yang sudah beres, yuk pelan-pelan kita tarik," kata Budi ketika menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (26/1/2023). 

Sambil bergurau, Budi mengaku dirinya telah kerap kali mendapatkan pertanyaan terkait waktu pencabutan status pandemi Covid-19. Pertanyaan ini salah satunya datang dari Menteri Keuangan Sri Mulyani.  

"Banyak orang bilang pak hentikan pandemi. Ibu Sri Mulyani juga melotot, 'kok lama amat, nanti uangnya kebanyakan', kalau bisa ditarik lebih cepat, lebih bagus," ujar Budi. 

Selain itu, Menkes pun telah berkonsultasi dengan negara-negara sahabat yang juga berencana untuk menarik status darurat pandemi Covid-19 pada 2023. Negara-negara tersebut adalah Amerika Serikat (AS) dan Jepang. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper