Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Setelah Protes Berdarah 40 Korban Jiwa, Presiden Peru Dina Boluarte Dapat Dukungan Parlemen

Anggota parlemen konservatif mendukung nama anggota kabinet yang dijakukan Presiden Dina Boluarte setelah bentrok berdarah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Januari 2023  |  23:16 WIB
Setelah Protes Berdarah 40 Korban Jiwa, Presiden Peru Dina Boluarte Dapat Dukungan Parlemen
Polisi Peru menghalau demonstran. Protes ini telah membawa 40 korban jiwa meninggal dengan tuntutan Pemilu dipercepat. - Bloomberg.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Parlemen Peru disebutkan memberikan dukungan atas Kabinet yang dibentuk Presiden Dina Boluarte di tengah demonstrasi yang menelan korban sedikitnya 40 jiwa meninggal. 

Bentrokan terbesar terjadi sehari sebelumnya dengan 17 warga sipil tewas kota Juliaca, Andes.  

Dilansir Bloomberg, Rabu (11/1/2022), persetujuan atas Kabinet Presiden Dina Boluarte diberikan pada Selasa malam waktu setempat. Sebanyak 73 dari 130 anggota parlemen mendukung kabinet baru itu. 

Menurut konstitusi Peru, parlemen perlu mengukuhkan kabinet setelah presiden mencalonkan para menterinya. Penolakan akan memaksa perombakan, bahkan melemahkan kepala negara.

Perdana Menteri Alberto Otarola di hadapan kongres mengatakan akan menjaga ketertiban. Otarola mengumumkan berlakunya jam malam di Juliaca guna meredam demonstran. 

Krisis di Peru memuncak setelah naiknya Boluarte sebagai Presiden pada pada 7 Desember 2022 lalu. Sosok ini menggantikan Pedro Castillo, yang dimakzulkan oleh Kongres. 

Pedro bertikai keras dengan parlemen dan bahkan berusaha membubarkannya. Pedro kalah dan kemudian dijebloskan ke penjara. 

Sementara Boluarte awalnya menjabat sebagai wakil presiden Pedro sebelum akhirnya naik menjadi presiden untuk menggantikan. 

Kerusuhan berdarah terjadi di kantong pendukung Pedro yakni di Selatan Peru yang miskin. Demonstran meminta Boluarte mengundurkan diri dan meminta Pemilu segera dilaksanakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika latin demonstrasi

Sumber : Bloomberg

Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top