Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Daftar 32 Obat Produksi PT REMS yang Dicabut Izin Edarnya oleh BPOM

BPOM menarik izin edar dari 32 produk obat tercemar etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) produksi PT Rama Emerald Multi Sukses (REMS).
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 07 Desember 2022  |  15:18 WIB
Daftar 32 Obat Produksi PT REMS yang Dicabut Izin Edarnya oleh BPOM
Ilustrasi obat sirup cair
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik izin edar dari 32 produk obat tercemar etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) produksi PT Rama Emerald Multi Sukses (REMS), Gresik, Jawa Timur. 

Pencabutan tersebut dilakukan setelah PT REMS terbukti menggunakan bahan baku propilen glikol dengan kandungan EG sebesar 33,46 persen dan DEG 5,94 persen. Kadar tersebut melebihi ambang batas aman cemaran EG/DEG yang tidak lebih dari 0,1 persen dan kadar EG dan/atau DEG dalam sirop obat 1,28-443,66 mg/ml yang melebihi ambang batas aman.

Selain itu, BPOM menemukan ketidaksesuaian dalam penerapan cara produksi obat yang baik (CPOB) yang dilakukan oleh industri farmasi yang terletak di Jawa Timur itu.

Penyelewangan mengharuskan BPOM untuk turut mencabut sertifikat CPOB cairan oral non-betalaktam yang dimiliki oleh PT REMS.

"Untuk itu, BPOM menetapkan sanksi administratif dengan mencabut sertifikat CPOB cairan oral non-betalaktam serta diikuti dengan pencabutan seluruh izin edar produk sirup obat produksi PT REMS," terang BPOM dikutip Rabu (7/12/2022).

BPOM menginstruksikan PT REMS untuk segera menghentikan kegiatan produksi dan distribusi seluruh obat sirop, menarik dan memastikan semua obat sirop telah ditarik dari peredaran, serta memusnahkan seluruh persediaan obat sirop dengan disaksikan oleh petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM dan kemudian dilengkapi dengan berita acara pemusnahan.

Berikut daftar lengkap 32 obat sirop produksi PT REMS yang dicabut izin edarnya:

  1. Ambroxol HCl sirop dengan kemasan 1 botol 60 ml
  2. Antasida DOEN suspensi dengan kemasan botol 60 ml
  3. Broxolic sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  4. Calortusin sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  5. Calortusin PE sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  6. Cetirizine Hydrochloride drops dengan kemasan dus, 1 botol 10 ml
  7. Cetirizine Hydrochloride sirop dengan kemasan botol 60 ml
  8. Cetizine drops dengan kemasan dus, 1 botol 10 ml
  9. Cetizine sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  10. Cotrimoxazole suspensi dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  11. Dolorstan suspensi dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  12. Domperidone Maleate drops dengan kemasan dus, 1 botol 10 ml
  13. Domperidone Maleate dengan kemasan botol 60 ml
  14. Fenpro suspensi dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  15. Ibuprofen suspensi dengan kemasan botol 60 ml
  16. Noze drops dengan kemasan dus, 1 botol 15 ml
  17. OBH Rama sirop dengan kemasan dus, 1 botol 100 ml
  18. Paracetamol drops dengan kemasan dus, 1 botol 15 ml
  19. Paracetamol sirop dengan kemasan botol 60 ml
  20. Pseudoephedrine HCl drops dengan kemasan dus, 1 botol 15 ml
  21. Ramadryl Atusin sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  22. Ramadryl Expectorant sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  23. Ramagesic drops dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  24. Ramagesic sirop dengan kemasan dus, botol 60 ml
  25. Ratrim suspensi dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  26. Remco Cough sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  27. R-Zinc sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  28. Sucralfate suspensi dengan kemasan botol 100 ml
  29. Tera F sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  30. Tera-PE sirop dengan kemasan dus, 1 botol 60 ml
  31. Zinc Sulfate Monohydrate drops dengan kemasan dus, 1 botol 15 ml
  32. Zinc Sulfate Monohydrate drops dengan kemasan botol 60 ml

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPOM dietilen glikol obat sirup
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top