Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kasus Suap Izin PLTU Cirebon, KPK Segera Tahan Petinggi Hyundai Engineering

KPK akan segera melakukan penahanan terhadap Herry Jung selaku petinggi Hyundai Enginering Construction (HDEC) Herry Jung terkait kasus suap PLTU di Cirebon.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 06 Desember 2022  |  07:49 WIB
Kasus Suap Izin PLTU Cirebon, KPK Segera Tahan Petinggi Hyundai Engineering
Kasus Suap Izin PLTU Cirebon, KPK Segera Tahan Petinggi Hyundai Engineering - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsj (KPK) mengaku akan segera melakukan penahanan terhadap Herry Jung selaku General Manager (GM) Hyundai Enginering Construction (HDEC) Herry Jung.

Herry merupakan tersangka penyuap mantan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra terkait perizinan PT Cirebon Energi Prasarana PLTU 2 di Kabupaten Cirebon. Dalam proses tersebut dia menjanjikan uang Rp10 miliar.

"Petinggi Hyundai sebenarnya antrian upaya paksa saya belum bisa jelaskan banyak," kata sudah pada tahap upaya paksa hanya masalah pemanggilan yang belum saya update," kata Karyoto kepada wartawan di Gedung KPK, Selasa (6/12/2022).

Karyoto menegaskan pihaknya sudah pada tahap akan melakukan upaya paksa penahanan terhadap Herry.

Dia menyatakan bahwa penahanan Herry Jung tinggal menunggu waktu pemanggilan.

"Sudah pada tahap upaya paksa hanya masalah pemanggilan yang belum saya update," katanya.

Dalam kasus ini, Herry Jung diduga menyuap Sunjaya sebesar Rp6,04 miliar dari janji awal Rp10 miliar.

Suap ini terkait dengan perizinan PT Cirebon Energi Prasarana yang menggarap PLTU 2 di Kabupaten Cirebon. Diduga sumber uang suap itu bukan berasal dari kantong pribadi Herry Jung selaku GM HDEC.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK hyundai pltu
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top