Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

China Longgarkan Aturan Covid-19, Shanghai dan Guangzhou Hapus Syarat Tes PCR

kota Shanghai menghapus syarat tes PCR untuk memasuki tempat umum luar ruangan seperti taman atau menggunakan transportasi umum mulai Senin (5/12/2022).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  12:36 WIB
China Longgarkan Aturan Covid-19, Shanghai dan Guangzhou Hapus Syarat Tes PCR
Pemerintah Kota Beijing mendorong perusahaan untuk merekrut lebih banyak kurir sembari memperluas "daftar putih" kurir dari 5.000 menjadi 40.000 orang selama dua pekan terakhir, di tengah upaya pengendalian Covid-19 di China. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah China mulai melonggarkan persyaratan tes Covid-19 di kota-kota besar selama akhir pekan menyusul upaya pelonggaran kebijakan Zero Covid di tengah meningkatnya kasus baru dan protes publik.

Dilansir Bloomberg pada Senin (5/12/2022), kota Shanghai menghapus syarat tes PCR untuk memasuki tempat umum luar ruangan seperti taman atau menggunakan transportasi umum mulai Senin.

Dalam sebuah pernyataan, pemerintah kota Shanghai mengatakan akan terus mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan yang disesuaikan, sejalan dengan kebijakan nasional dan situasi lokal.

Sementara itu, kota Hangzhou, rumah bagi raksasa teknologi Alibaba Group Holding Ltd., juga mencabut persyaratan tes untuk memasuki sebagian besar tempat umum termasuk kantor dan supermarket serta menggunakan transportasi umum. Tes tidak lagi diperlukan untuk membeli obat-obatan tertentu.

Shanghai dan Hangzhou mengikuti kota-kota besar lainnya seperti Beijing, Shenzhen, dan Guangzhou yang melonggarkan pembatasan dalam beberapa hari terakhir.

Pejabat pemerintah selama seminggu terakhir mengisyaratkan transisi dari langkah-langkah Covid yang paling keras yang memicu ribuan demonstran turun ke jalan untuk menyuarakan kemarahan mereka.

Pelonggaran terjadi setelah Wakil Perdana Menteri China Sun Chunlan pekan lalu mengatakan bahwa pengendalian pandemi negara telah memasuki fase baru.

“Dihadapkan dengan tantangan dan tugas yang berkembang, pemerintah akan mengambil langkah-langkah kecil dan konsisten untuk mengoptimalkan tindakan pencegahan Covid,” katanya.

Pelonggaran ini dilakukan saat China memasuki penurunan kurva kasus baru. Negeri Panda ini mencatat 29.171 kasus Covid-19 dilaporkan pada Minggu (4/12), angka terendah dalam hampir dua pekan terakhir. Penyebaran kasus harian telah mencapai puncak hampir 40.000 pada akhir November, yang sebagian mungkin disebabkan oleh penurunan dalam pengujian massal karena beberapa kasus tanpa gejala tidak terdeteksi.

Namun demikian, pelonggaran China dimulai dari standar yang tinggi. Aturan pengujian substansial tetap berlaku. Warga kota-kota besar masih wajib melakukan tes untuk memasuki area dalam ruangan seperti kantor. Kota-kota yang berjuang melawan wabah, seperti Beijing, Guangzhou, dan Chongqing, sebagian besar juga masih memberlakukan pembatasan ketat dengan sekolah dan tempat rekreasi ditutup.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china Covid-19 shanghai
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top