Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Update Gempa Cianjur: Meninggal 217, Luka-Luka 2.043, Mengungsi 61.908 Orang

BNPB melaporkan data terbaru korban bencana gempa di Cianjur.Korban bertambah menjadi 271 orang per Rabu (23/11/2022).
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 23 November 2022  |  20:38 WIB
Update Gempa Cianjur: Meninggal 217, Luka-Luka 2.043, Mengungsi 61.908 Orang
Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers virtual, Rabu (23/11/2022). JIBI - Bisnis/Nancy Junita @bnpb_indonesia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data terbaru korban bencana gempa di Cianjur. Korban bertambah menjadi 271 orang per Rabu (23/11/2022).

“Meninggal dunia mengidentifikasi mencocokan data dengan Kemenkes [Kementerian Kesahatan], pusat krirs kesehatan di semua rumah sakit dan puskesmas yang benar-benar ada jenazahnya, 271 jenazah,” kata Kepala BNPB Suharyanto dalam konferensi pers virtual, Rabu (23/11/2022).

Dia menyebut, masih ada kemungkinan korban jiwa bertambah. Adapun, korban luka bertambah 2.043 orang. Sementara itu, ada 61.908 jiwa yang mengungsi.

“Materil 56.320, rumah rusak berat 22.241 rumah, sedang 11,641 rumah, hingga ringan 22.090 rumah dan akan terus diverifikasi. Rumah rusak ini didata mulai dari RT, RW, sampai ke kepala-kepala OPD,” imbuhnya.

Suharyanto mengatakan, bahwa pendataan rumah rusak ini juga dibantu dari dua universitas, yakni Univeristas Suryana Kencana dan Universitas Putra Indonesia.

Selain perangkat daerah, Kementerian PUPR juga sudah melakukan pendataan sekolah yang rusak yakni 31 sekolah, tempat ibadah 124 unit, fasilitas kesehatan 3 dan gedung/perkantoran 13.

“Kecamatan terdampak bertambah 15. Kecamatana Cianjur, Karang Tengah, Warungkondang, Cilaku, Gekbrong, Cugenang, Cibeber, Sukaluyu, Sukaresmi, Pacet, Bojong Picung, Cikalong Kulon, Mande,  Cipanas, dan Haurwangi,” ungkap Suharyanto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gempa Cianjur bnpb gempa
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top