Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Biden Pulang ke AS, Trump Deklarasi Nyapres 2024

Deklarasi Trump dilakukan saat Joe Biden tengah bersiap pulang dari KTT G20 di Bali.
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 16 November 2022  |  16:38 WIB
Biden Pulang ke AS, Trump Deklarasi Nyapres 2024
AS Donald Trump dan Melania Trump menyampaikan pidato di depan para pendukungnya sebelum meninggalkan Washington DC, Rabu (20/2/2021). JIBI - Bisnis/Nancy Junita
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 Donald Trump kembali mencalonkan diri sebagai calon presiden dari partai Republik pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan di Mar-a-Lago, Florida, tepat seminggu setelah pemilu sela di mana Partai Republik gagal memenangkan banyak kursi di Kongres seperti yang diharapkan.

Seperti diketahui, Trump tampak agresif melakukan serangan tanpa henti terhadap integritas pemungutan suara AS sejak kekalahan pemilihannya pada tahun 2020, dilansir dari CNA pada Rabu (16/11/2022).

Hal tersebut juga mendorongnya untuk melakukan deklarasi untuk maju menjadi calon presiden untuk mendapatkan kembali posisinya pada tahun 2024, yang bertujuan untuk mencegah potensi saingan Republik.

Dalam pidatonya, Trump menyampaikan bawa dirinya akan membuat Amerika lebih hebat lagi dengan kembali mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat.

Mendengar pengumuman tersebut orang-orang yang mendengarkan memberi respon sorak-sorai serta melambaikan telepon gengamnya.

Mendapat respons tersebut, Trump memilih untuk melayangkan kritik terhadap pencapaian Biden selama memimpin. "Dua tahun yang lalu kami adalah bangsa yang hebat dan segera kami akan menjadi bangsa yang hebat lagi," lanjutnya.

Trump meletakkan tema-tema gelap di buku pedomannya, mengecam para migran 'Kami sedang diracuni' dan seakan menggambarkan kota-kota Amerika seperti dalam cengkeraman gelombang kejahatan yang membuat mereka 'Cesspools darah'.

Selain itu, dia menegaskan akan mendesak hukuman mati bagi pengedar narkoba dan batasan masa jabatan bagi anggota parlemen dan anggota kembali militer yang telah diberhentikan karena menolak untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

Meskipun dia menyerang proses pemilihan AS, Trump tidak menggunakan pidatonya untuk menghidupkan kembali klaim palsu penipuan pemilih besar-besaran pada tahun 2020 dan tidak menyebutkan serangan 6 Januari 2021 oleh para pendukungnya di Capitol AS.

Trump memperkirakan kampanyenya akan ditentang oleh kelompok sayap kiri, pendirian Washington dan media berita. "Tapi kita tidak akan terintimidasi. Kita akan bertahan. Kita akan berbaris maju ke dalam torrent." tutupnya.

Sehari sebelum pengumuman tersebut, para ajudan mengajukan dokumen kepada Komisi Pemilihan Federal AS yang membentuk komite disebut 'Donald J Trump untuk Presiden 2024.'

Deklarasi pencalonan Trump dilakukan saat Presiden AS Joe Biden bersiap pulang dari kunjungannya di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali.

Kepulangan Biden yang lebih awal bisa disebabkan cucu perempuannya Naomi Biden akan melangsungkan pernikahan di Gedung Putih. Dilansir dari USA Today, Rabu (16/11/2022), Naomi Biden, cucu perempuan Joe Biden, dan Peter Neal akan menikah di South Lawn pada Sabtu (19/11/2022).

Pernikahan Naomi pun akan menjadi pernikahan ke-19 dalam sejarah Gedung Putih, selain itu ini akan menjadi pernikahan pertama dengan cucu perempuan presiden sebagai pengantin wanita, dan yang pertama di lokasi itu, menurut Asosiasi Sejarah Gedung Putih.

Ibu Negara AS Jill Biden mengatakan dirinya senang melihat cucunya merencanakan pernikahannya di gedung Putih tersebut.

"Jadi saya tidak bisa menunggu sampai Anda semua melihatnya sebagai pengantin," kata ibu negara itu saat tampil baru-baru ini di acara bincang-bincang penyanyi Kelly Clarkson.

Adapun, Biden tidak mengikuti Gala Dinner G20 yang digelar di Garuda Wisnu Kencana atau GWK, Bali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump Joe Biden Pilpres AS g20
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top