Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

18.030 Personel TNI dan Polri Siap Amakan KTT G20 di Bali

18.030 personel tersebut terdiri dari 14.000 personel prajurit TNI, 3.200 personel Polri dan sisanya 492 orang dari institusi lain.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 09 November 2022  |  16:04 WIB
18.030 Personel TNI dan Polri Siap Amakan KTT G20 di Bali
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (tengah) meninjau langsung kesiapan alutsista TNI yang digunakan untuk mengamankan perhelatan puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Lapangan Udara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Senin (7/11/2022). ANTARA - Rolandus Nampu.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak 18.030 personel TNI dan Polri dilibatkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan dari kehadiran puluhan kepala negara, kepala pemerintahan, pimpinan lembaga dunia, dan sekitar 20.000 peserta delegasi dari lima benua pada gelaran Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 Bali pada 15-16 November 2022.

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengatakan 18.030 personel tersebut terdiri dari 14.000 personel prajurit TNI, 3.200 personel Polri dan sisanya 492 orang dari institusi lain.

“Semuanya berada di bawah komando Panglima TNI,” kata Andika, mengutip laman indonesia.go.id, Rabu (9/11/2022).

Andika menuturkan, keseluruhan personel tersebut akan dibagi ke dalam beberapa satuan tugas, termasuk satgas VVIP (very very important person).

Pengamanan untuk kepala negara dan seluruh tamu KTT G20 juga melibatkan satgas laut dan udara. Untuk satgas laut, TNI bakal menurunkan 12 unit kapal perang yang ditempatkan di sekeliling Pulau Bali, termasuk untuk pendampingan kapal-kapal dari negara-negara partisipan G20.

Kemudian untuk satgas udara, TNI akan mengerahkan pesawat tempur masing-masing dua Fighting Falcon F-16 dan Sukhoi Su-27 serta Su-30. Sebanyak 13 helikopter juga dikerahkan, dengan rincian enam unit milik TNI-AU, lima unit dari TNI-AL, dan dua lainnya TNI-AD.

TNI juga menyiagakan dua unit pesawat angkut jenis Hercules C-130. Satu unit akan bertugas untuk kepentingan medis guna mengevakuasi pasien darurat, sedangkan lainnya akan bertugas sebagai angkutan jika dibutuhkan.

“Bersama itu juga disiagakan satu unit pesawat Boeing 737-400 VIP sebagai tambahan, dan dua pesawat Boeing 737-200 2X9 Surveiller "Camar Emas" sebagai kegiatan intelijen, pengamatan, dan pengintai atau intelligence, surveillance and reconnaissance (ISR),” jelasnya.

Selain itu, TNI juga menyiapkan 19 pangkalan udara untuk keperluan tadi, yang tersebar di Sumatra, Jawa, Bali, dan Lombok.

Andika juga menyampaikan, TNI menyiapkan pesawat nirawak atau drone sebagai mata di udara dan akan dioperasikan sepanjang kegiatan G20. Pemakaian mata elang itu dilakukan untuk memantau situasi darat dari udara secara cepat dan akurat. 

TNI sendiri memiliki beberapa jenis mata elang canggih. Beberapa diantaranya seperti Orbiter 2B, CH-4 Rainbow, ScanEagle, serta MALE buatan dalam negeri.

Elang-elang bermesin tersebut memiliki spesifikasi beragam, mulai dari kebutuhan ISR hingga tempur dan mampu terbang hingga ketinggian 32.000 kaki untuk tipe tertentu.

Pihak TNI juga telah melakukan simulasi pengamanan di GOR Kodam Udayana Bali, yang dihadiri oleh seluruh personel.

“Disimulasikan beberapa perencanaan, baik dalam situasi normal maupun darurat ketika terjadi bencana alam seperti gunung meletus,” ujarnya.

Sementara itu, Polda Bali telah mengerahkan sekitar 6.000 personel kepolisian.  Wakil Kepala Polda Bali Brigjen I Ketut Suardana menyampaikan, selain bantuan personel dan helikopter dari Mabes Polri, Polda Bali juga telah menyiapkan 2.340 personel termasuk pasukan K-9 dan unit khusus pelumpuh drone-drone liar, selain milik TNI dan Polri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

g20 KTT G20 tni Andika Perkasa
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top