Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Tambang Batu Bara di Turki Meledak, 40 Orang Tewas

Ledakan terjadi di provinsi Bartin utara, distrik Amsara. Saat ledakan terjadi ada 110 pekerja tambang berada di lokasi.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 15 Oktober 2022  |  19:36 WIB
Tambang Batu Bara di Turki Meledak, 40 Orang Tewas
Ilustrasi ledakan - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Tambang batu bara di Turki meledak pada Jumat (14/10/2022) malam waktu setempat dan menewaskan 40 orang dan melukai puluhan lainnya.

Dilansir Bloomberg pada Sabtu (15/10/2022), ledakan terjadi di provinsi Bartin utara, distrik Amsara. Saat ledakan terjadi ada 110 pekerja tambang berada di lokasi. Sekitar 58 pekerja berhasil diselamatkan, menurut Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu.

Sejumlah korban yang terluka telah dievakuasi ke Istanbul yang berjarak sekitar 400 kilometer ke barat. Turki menugaskan tiga jaksa untuk menyelidiki kecelakaan itu.

Menteri Energi Turki Fatih Donmez mengatakan ledakan gas terjadi akibat gas yang mudah terbakar, yang dikenal sebagai firedamp. Saat ini, kebakaran tersebut telah terkendali.

“Upaya untuk menemukan korban yang selamat hampir selesai, semua personel bertanggung jawab kecuali satu yang statusnya saat ini tidak pasti,” kata Donmez.

Presiden Recep Tayyip Erdogan membatalkan agendanya di Diyarbakir yang dijadwalkan pada hari Sabtu, dan akan melakukan perjalanan ke wilayah tersebut.

Dalam serangkaian posting Twitter, Erdogan mengatakan bahwa otoritas kehakiman akan menyelidiki semua detail tentang kecelakaan itu.

“Pekerjaan dimulai segera setelah kecelakaan pertambangan di Bartın, kami berlanjut tanpa henti dengan partisipasi banyak organisasi. Saya dan menteri berada di lapangan,” tulis Erdogan di Twitter, Sabtu (15/10/2022).

Kecelakaan ini adalah yang paling mematikan sejak bencana tambang batu bara Soma di Turki barat pada 2014, yang terburuk di negara itu. Dalam kasus tersebut, kebakaran bawah tanah menewaskan 301 dan menyebabkan bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa atas tanggapan pemerintah.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy turut menyampaikan belasungkawa atas insiden ini.

“Dengan kesedihan yang mendalam saya mengetahui berita bahwa ledakan pertambangan terjadi di distrik Amasra di Bartn. Saya menyampaikan belasungkawa saya kepada mereka yang berpulang dan berharap pemulihan cepat bagi yang terluka,” tulis Zelenskiy di Twitter resminya @ZelenskyyUa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

turki Recep Tayyip Erdogan ledakan tambang batu bara
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top