Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tragedi Kanjuruhan, Polisi Bakal Periksa Panpel Arema Hingga Direktur PT LIB

Polisi akan memeriksa panitian pelaksana (Panpel) Arema hingga Direktur PT LIB terkait Tragedi Kanjuruhan yang menewsakan ratusan Aremania.
Lukman Nur Hakim
Lukman Nur Hakim - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  18:14 WIB
Tragedi Kanjuruhan, Polisi Bakal Periksa Panpel Arema Hingga Direktur PT LIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo - Lukman Nur Hakim
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Polri akan memeriksa Direktur PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Ketua PSSI Jawa Timur (Jatim) imbas dari Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

Selain dua orang tersebut Polri juga akan memanggil Ketua Panitia Penyelenggara Arema FC, serta Kadispora Jawa Timur.

"Saksi yang diperiksa antara lain dari Dirut LIB, Ketua PSSI Jatim, kemudian Ketua Panpel dari arema, kemudian Kadispora Provinsi Jatim yang insyaallah akan dimintai keterangannya oleh penyidik hari ini," tutur Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo , Senin (3/10/2022)

Sebelumnya, Dedi mengatakan bahwa Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap 18 anggota mereka yang terkait dengan penggunaan gas air mata saat tragedi di Stadion Kanjuruhan.

“Tim dari permeriksa Bareskrim untuk secara internal, tim dari Itsus dan Propam sudah melakukan pemeriksaan, dan ini dilanjutkan pemeriksaan, memeriksa anggota yang terlibat langsung dalam pengamanan, ya sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 18 orang anggota yang bertanggung jawab atau sebagai operator pemegang senjata pelontar," ujar Dedi di Malang, Jawa Timur, Senin (3/10/2022).

Dedi juga menjelaskan sampai dengan saat ini Inspektorat Khusus (Itsus) dan Propam Polri masih terus mengumpulkan keterangan dan mendalami perihal penggunaan gas air mata oleh petugas dalam tragedi Sabtu malam tersebut.

“Untuk saat ini sedang mendalami terkait masalah manajer pengamanan, mulai dari pangkat perwira sampai dengan Pamen, sedang di dalami," tuturnya.

Seperti diketahui, tragedi Stadion Kanjuruhan menewaskan ratusan nyawa. Pemerintah mengklaim setidaknya ada 125 orang tewas. Peristiwa ini menjadi tragedi paling mematikan dalam sejarah dunia sepak bola.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polri pssi Tragedi Kanjuruhan
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top