Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Narasi Mendapat Ancaman setelah Diretas: Diam atau Mati!

Setelah diretas, situs Narasi mendapat pesan ancaman "Diam atau Mati" dan sebanyak kurang lebih 3.600 kali per menit.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 03 Oktober 2022  |  19:30 WIB
Narasi Mendapat Ancaman setelah Diretas: Diam atau Mati!
Najwa Shihab co-founder Narasi. - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Narasi kembali mendapat pesan berupa ancaman setelah dilakukannya upaya peretasan terhadap 24 awak redaksi.

Serangan tersebut dilakukan secara sistematis dan menyasar ke berbagai media sosial seperti WhatsApp hingga Twitter.

“Beberapa jam kemudian, kami mendapat laporan [bahwa] terdapat 2 lagi redaksi yakni manajer pemberitaan yang juga menghadapi hal serupa. Bedanya, bukan hanya tak dapat mengakses WhatsApp tapi juga ada uji coba pengambil alihan akun facebook, telegram dan Instagram. Bahkan, Salah satu di akun itu sempat login di perangkat lain,” jelas Manajer Pemberitaan Laban Abraham melalui konferensi pers pada Senin (26/9/2022).

Laban menjelaskan bahwa serangan tersebut dilakukan menggunakan perangkat yang sama yakni melalui device Xiaomi Redmi 8 dan Chrome.

Pesan DIAM atau MATI

Terbaru, kuasa hukum Narasi TV Ade Wahyudin mengatakan bahwa redaksi mendapat ancaman pesan “diam atau mati” ke dalam server situs web Narasi.

“Ada pesan yang masuk di dalamnya kita bisa baca ‘diam atau mati’. Jadi ini beberapa kali masuk ke dalam server klien kami,” kata Ade Wahyudin saat melaporkan peretasan ke Bareskrim Mabes Polri, Jumat (30/9/2022), dikutip dari Tempo.

Direktur Eksekutif LBH Pers ini mengatakan website Narasi TV diretas kurang lebih 3.600 kali per menit.

Dalam pelaporan ini, Ade melaporkan peretasan yang terjadi pada website, meski lebih dari 30 akun karyawan Narasi yang diretas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peretas retas media
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top