Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kuasa Hukum Akui Lukas Enembe Punya Tambang Emas di Tolikara

Kuasa Hukum Lukas Enembe mengakui kliennya memiliki tambang emas di Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara, Papua.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 26 September 2022  |  15:51 WIB
Kuasa Hukum Akui Lukas Enembe Punya Tambang Emas di Tolikara
Kuasa Hukum Akui Lukas Enembe Punya Tambang Emas di Tolikara. Juru Bicara Gubernur Papua Muhammad Rifai Darus bersama tim kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe saat memberikan keterangan pers di Kota Jayapura, Papua, Senin (12/9/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kuasa Hukum Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening mengakui bahwa kliennya memiliki tambang emas di Distrik Mamit, Kabupaten Tolikara, Papua. 

Dia memastikan bahwa saat ini perizinan tambang itu tengah diurus.

"Di Tolikara di Mamit itu sedang dalam proses dia punya foto semua dan apa itu, dokumennya sudah diurus oleh stafnya," kata Stefanus kepada wartawan, Senin (26/9/2022).

Stefanus menyebutkan bahwa informasi soal tambang emas itu disampaikan langsung oleh Lukas. 

"Sekarang prosesnya sedang dibuat semua, dokumentasinya, termasuk videonya dan saya kemarin sudah mengajak kalau bisa kita, karena pak Marwata [Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK] yang minta, mari kita sama-sama ke Mamit, kita sama-sama ke Tolikara, kita lihat itu tambang," ungkapnya.

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan bahwa terdapat transaksi oleh Lukas sebesar Rp560 miliar ke kasino.

PPATK juga telah memblokir rekening Lukas Enembe senilai Rp71 miliar. 

Adapun, Lukas Enembe telah berstatus sebagai tersangka kasus korupsi di KPK. Hanya saja KPK belum memerinci kasus apa yang menjerat Lukas.

"Terakhir PPATK sudah melakukan pembekuan transaksi di 11 penyedia jasa keuangan ada asuransi ada bank dan kemudia nilai transaksi di pembekuan itu Rp71 miliar lebih," kata Ketua PPATK Ivan Yustiavandana, Senin (19/9/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Lukas Enembe korupsi tambang tambang emas KPK ppatk
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top