Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KSP Pastikan Tidak Ada Pemotongan BLT BBM di Desa Cikakak Brebes

Isu pemotongan BLT BBM di Desa Cikakak, Brebes untuk iuran Bumian tidak benar dan hanya miskomunikasi. KSP pastikan penyaluran bansos tersebut tepat sasaran.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 23 September 2022  |  14:59 WIB
KSP Pastikan Tidak Ada Pemotongan BLT BBM di Desa Cikakak Brebes
KSP Pastikan Tidak Ada Pemotongan BLT BBM di Desa Cikakak Brebes. Penyaluran BLT BBM dan Sembako di Kota Tangerang oleh Pemerintah melalui Kantor Pos - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) kepada 19,23 juta penerima atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM), di 499 kabupaten/kota. Jumlah ini sama dengan 93 persen dari target, yakni 20,65 juta KPM per Kamis, 22 September 2022.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Abraham Wirotomo menjelaskan, memastikan BLT BBM benar-benar diterima oleh KPM secara utuh, tim KSP bersama Kemenko PMK turun ke lapangan untuk monitoring penyaluran BLT BBM di berbagai daerah. Salah satu daerah yang dipantau langsung adalah desa Cikakak, kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

"Monitoring di desa Cikakak, menindaklanjuti keluhan sebagian penerima BLT dan sembako terkait penarikan iuran untuk acara sedekah bumi atau bumian tahun 2023," tuturnya lewat rilisnya, Jumat (23/9/2022)

Dia melanjutkan keluhan tersebut viral setelah ada unggahan foto kuitansi yang di atasnya tertulis 'memotong Rp100.000 BLT untuk bumian Tahun 2023'.

Abraham mengatakan bahwa setelah dilakukan verifikasi lapangan dengan menemui aparat desa, ketua RT, dan warga setempat, pada Jum'at (23/9/2022), fakta yang muncul adalah tidak pernah terjadi pemotongan BLT BBM untuk iuran sedekah bumi desa.

"Tidak ada pemotongan BLT BBM. Semua keluarga penerima manfaat terkonfirmasi menerima BLT dengan utuh," tegasnya.

Abraham mengungkapkan, munculnya isu pemotongan BLT BBM karena pengumpulan iuran sedekah bumi waktunya berdekatan dengan pelaksanaan penyaluran BLT BBM. Walhasil, terjadi miskomunikasi antara warga dengan pihak RT.

"Syukurlah sekarang semua sudah clear. Tadi ibu Rodiyah dan Ibu Cayem [warga yang menuliskan tambahan kalimat memotong Rp100.000 BLT untuk bumian tahun depan pada kuitansi] juga sudah peluk-pelukan dengan ibu RT," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Abraham juga mengimbau Kepala Desa dan Ketua RT untuk lebih hati-hati dalam sosialisasi iuran, sehingga tidak memunculkan kesan adanya pemotongan bantuan sosial.

Kemudian untuk masyarakat, Abraham meminta agar tidak ragu bertanya kepada aparat desa atau RT jika mendapati adanya penarikan iuran. Dengan demikian tidak ada gosip atau berita bohong yang justru menimbulkan ketegangan.

Dia juga meminta masyarakat tidak ragu melapor kepada pihak berwajib jika mendapati pemotongan BLT BBM.

Selain di desa Cikakak, kabupaten Brebes, tim Kantor Staf Presiden bersama Kemenko PMK juga melakukan monitoring penyaluran BLT BBM di beberapa daerah lain. Diantaranya, kabupaten Garut dan Tasikmalaya, Jawa Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blt bansos BBM Kantor Staf Presiden
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top