Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gerindra Klaim Ada Upaya Penjegalan Prabowo Jadi Capres

Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan ada upaya penjegalan ketua umumnya, Prabowo Subianto, menjadi calon presiden di Pilpres 2024.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 20 September 2022  |  16:54 WIB
Gerindra Klaim Ada Upaya Penjegalan Prabowo Jadi Capres
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan arahan pada acara Seremoni Serah Terima 1 Unit Pesawat CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) dan 2 Unit Helikopter Anti Kapal Selam (AKS) dari PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kepada Kementerian Pertahanan di Hanggar Aircraft Services PTDI, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/6/2022). /Bisnis - Rachman
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengklaim ada upaya penjegalan ketua umumnya, Prabowo Subianto, menjadi calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Dasco mengatakan upaya penjegalan Prabowo dilakukan dengan menyebar baliho yang membuat elektabilitas menteri pertahanan tersebut menurun. Dia tak mau menerangkan isi baliho yang dimaksud.

“Pak Prabowo juga mau dijegal. Itu sekarang baliho di seluruh daerah masif, tapi balihonya membuat rating Pak Prabowo turun kok itu. Banyak,” ungkap Dasco kepada awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Dia menjelaskan, baliho tersebut tersebar di daerah basis pemilih Prabowo, seperti Sumatera Barat, Aceh, Kalimantan Selatan, dan Madura. Gerindra, lanjutnya, juga telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Selain itu, para kader Gerindra di berbagai daerah tersebut juga ditugaskan untuk menurunkan baliho-baliho yang dimaksud.

“Karena bukan kita yang pasang ya kita minta, instruksikan kepada seluruh kader di daerah tersebut dicopot, dan banyak juga,” ucapnya.

Dasco juga mengaku sudah mengetahui pelakunya. Meski begitu, dia tak mau mengungkap kepada awak media. Saat ditanya apakah aktornya dari partai politik atau non-partai politik, Dasco juga diam.

Dia hanya memberi petunjuk, menurutnya pelaku memiliki banyak uang. Gerindra, lanjutnya, juga tak akan mengambil tindakan lebih lanjut.

 “Karena kan kalau secara masif, dia itukan mengorganisir orang banyak, dananya juga banyak. Ya kita tahu, tapi ya sudahlah,” ujar Dasco.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

prabowo subianto Pilpres 2024 gerindra
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top