Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viral Ketua Banggar DPR Merokok di Jet Pribadi, Segini Harta Kekayaan Said Abdullah

Ketua Banggar DPR Said Abdullah menjadi perbincangan usai cuplikan video yang memperlihatkan dirinya di jet pribadi mengobrol dan merokok.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 20 September 2022  |  10:30 WIB
Viral Ketua Banggar DPR Merokok di Jet Pribadi, Segini Harta Kekayaan Said Abdullah
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah dari Fraksi PDIP. - Dok. DPR
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah menjadi perbincangan di media sosial usai cuplikan video yang memperlihatkan dirinya di jet pribadi sambil santai mengobrol dan merokok beredar.

Dalam video yang diunggah akun Twitter @GagahWicaksana pada Jumat (16/9/2022) itu, berbagai respons negatif dari warganet. Pasalnya, Ketua Banggar DPR RI dari Fraksi PDIP ini sebelumnya menyampaikan usul penghapusan daya listrik 450 volt ampere (VA) menjadi 900 VA.

"Wadow, Ketua Banggar DPR RI dari PDI-P, yang akan menghapus daya 450 VA menjadi 900 VA naik private jet mantab bukan?! Bangga ya bisa pamer kemewahan di saat masyarakat masih merangkak untuk memperbaiki ekonominya," tulis akun @GagahWicaksana.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK di elhkpn.kpk.go.id, pada periode 2021 total harta kekayaan Said Abdullah sebesar Rp84,58 miliar.

Kekayaan itu terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp61,98 miliar yang tersebar di 32 titik wilayah, tepatnya di Jakarta Selatan dan Kota Sumenep.

Untuk alat transportasi dan mesin, harta kekayaan Said sebesar Rp1,69 miliar dengan rincian satu mobil Fortuner Jeep tahun 2016 dan satu mobil Alphard Minibus tahun 2016.

Selain itu, Said punya harta bergerak senilai Rp2,58 miliar. Dia juga memiliki surat berharga senilai Rp566.805.140. Sedangkan harta kas dan setara kas senilai Rp17,7 miliar.

Pada tahun 2021, Said tak tercatat memiliki hutang. Artinya, total kekayaannya sebesar Rp84.589.901.803.

Sebagai informasi, Said mengungkapkan alasan dirinya ingin menghapus daya listrik 450 VA beberapa waktu lalu. Dia menegaskan sampai saat ini para pelanggan listrik yang berdaya 450 VA dan 900 VA termasuk kategori rumah tangga, mendapatkan subsidi listrik oleh pemerintah.

"Hal ini perlu diluruskan sebab telah diopinikan pelanggan 900 VA tidak termasuk pelanggan listrik yang disubsidi oleh pemerintah. Opini ini untuk menggiring agar terjadi penolakan pelanggan yang berdaya 450 VA untuk dialihkan ke 900 VA," katanya dalam keterangan resmi, Senin (19/9/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr pdip listrik lhkpn
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top