Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lagi! Kemenkes Konfirmasi 1 Kasus Suspek Monkeypox di Cilegon

Kemenkes telah membenarkan temuan 1 kasus monkeypox atau cacar monyet di Cilegon, Banten. Peringati Hakteknas, Mendikbudristek Sampaikan Terima Kasih kepada Pen
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 11 Agustus 2022  |  14:43 WIB
Lagi! Kemenkes Konfirmasi 1 Kasus Suspek Monkeypox di Cilegon
Ikustrasi vaksin cacar monyet (monkeypox). - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu mengonfirmasi 1 kasus monkeypox atau cacar monyet yang ditemukan di Cilegon, Banten.

Maxi menjelaskan, kasus tersebut teridentifikasi pada seorang wanita berumur 61 tahun yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dalam waktu dekat.

“Iya di Cilegon, seorang ibu berumur 61 tahun dan tidak ada perjalanan luar negeri,” jelas Maxi kepada Bisnis, Kamis (11/8/2022).

Adapun Maxi menyebutkan bahwa pasien suspek itu masih diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri di kediaman pribadinya karena masih menununjukkan gejala penyakit yang terbilang ringan.

“Masih diisolasi mandiri di rumah dan dipantau oleh Puskesmas setempat. Gejalanya ada ruam dan vesikel terutama di badan, yang sebelumnya diawali dengan gejala demam sejak 5 Agustus lalu,” kata Maxi.

Lebih lanjut, dia menambahkan, pihaknya untuk saat ini juga telah mengirimkan sampel pemeriksaan pasien suspek tersebut ke salah satu laboratorium milik Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK).

“Statusnya hingga saat ini masih suspek. Sudah diambil sampelnya dan kemudian dikirim ke laboratorium BKPK,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Cacar monyet Monkeypox
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top