Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sekitar 100.000 Buruh Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR

Unjuk rasa yang dilakukan oleh Aksi Sejuta Buruh di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (10/8/2022) diikuti oleh sekitar 100.000 buruh.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 10 Agustus 2022  |  16:03 WIB
Sekitar 100.000 Buruh Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR
Ratusan buruh menutup Jalan Gatot Subroto depan Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2022). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Aksi Sejuta Buruh di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Rabu (10/8/2022) diikuti oleh sekitar 100.000 buruh.

Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos mengatakan buruh yang mengikuti aksi tersebut buruh yang mengikuti tersebut berasal dari wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

"Di depan DPR 100.000 buruh," ujarnya kepada Bisnis, Rabu (10/8/2022).

Nining menjelaskan aksi unjuk rasa oleh buruh yang tergabung dalam aksi sejuta buruh pada hari ini guna memperjuangkan sejumlah tuntutannya.

Dia mengatakan setidaknya aksi massa pada hari ini setidaknya untuk menuntut 3 poin penting. Hal itu telah menggerakkan aksi sejuta buruh untuk bergerak pada hari ini.

"Aksi tuntutannya cabut Omnibus Law Cipta Kerja, batalkan RKUHP, dan turunkan harga-harga," jelasnya.

Massa buruh mulai berkumpul di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2022) untuk melakukan unjuk rasa.

Pada pukul 09.40 WIB, satu mobil komando sudah terparkir tepat di depan gerbang gedung tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buruh unjuk rasa dpr
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top