Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

China Segera Pasarkan Obat Covid-19 Buatan Lokal

China segera memasarkan obat anti-Covid-19 di negara tersebut dengan harga jual 300 yuan atau sekitar Rp659 ribu per botol.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 09 Agustus 2022  |  01:30 WIB
China Segera Pasarkan Obat Covid-19 Buatan Lokal
Ilustrasi Obat COvid-19. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – China segera memasarkan obat anti-Covid-19 di negara tersebut dengan harga jual 300 yuan atau sekitar Rp659 ribu per botol berisi 35 tablet.

Dengan harga jual kurang dari 1.000 yuan per botol, Azvudine, obat anti-Covid-19 yang diproduksi oleh Genuine Biotech Ltd, perusahaan farmasi yang berkantor pusat di Provinsi Henan, akan mudah dijangkau oleh warga China.

Beberapa obat lain yang telah mendapatkan persetujuan otoritas China menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat karena harganya sangat mahal dan tidak terjangkau.

China sebelumnya memberi persetujuan pada Paxlovid, pil anti-Covid-19 buatan Pfizer, dan terapi antibodi buatan dalam negeri BRII-196/BRII-198.

Paxlovid dijual seharga 2.400 yuan (Rp5,2 juta) per paket, sedangkan BRII-196/BRII-198 biayanya 10.000 yuan (Rp21,9 juta) per terapi.

Genuine Biotech mampu memproduksi 6,8 miliar butir pil per tahun yang diperkirakan mencukupi kebutuhan perawatan 200 juta pasien.

Lebih dari 10 jenis obat anti-Covid-19 yang dikembangkan di China sedang dalam tahap riset.

Di antara obat-obatan tersebut ada VV116 yang merupakan kandidat nukleosida anti-SARS-CoV-2 oral yang dikembangkan Shanghai Institute of Materia Medica bersama Wuhan Institute of Virolog Wuhan yang telah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat dari Kementerian Kesehatan Uzbekistan pada Desember 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Obat Covid-19 china

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top