Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengenal Uji Balistik yang Dilakukan di Rumah Ferdy Sambo

Tim Khusus Polri mendalami uji balistik laboratorium forensik di tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  09:45 WIB
Mengenal Uji Balistik yang Dilakukan di Rumah Ferdy Sambo
Polri melakukan pendalaman uji balistik laboratorium forensik di lokasi tewasnya Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2022). JIBI - Bisnis/ Lukman Nur Hakim
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Khusus Polri mendalami uji balistik laboratorium forensik di tempat kejadian perkara (TKP) tewasnya Brigadir J di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo, Komplek Polri Duren Tiga No.46, Pancoran, Jakarta Selatan.

Pendalaman uji balistik dilakukan pada Senin (1/8/2022) pagi. Polisi menyebut uji balistik ini untuk mendalami soal sudut tembakan, jarak tembakan dan sebaran pengenaan tembakan.

Lantas apa sebenarnya uji balistik?

Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) uji balistik adalah pengujian terhadap kekuatan gerak dan dampak proyektil.

Dikutip dari laman National Institute of Standard and Technology Kementerian Perdagangan Amerika Serikat, uji balistik forensik melibatkan pemeriksaan bukti dari senjata api yang mungkin telah digunakan dalam kejahatan.

Dalam uji balistik, apabila penyelidik menemukan peluru dari TKP, pemeriksa forensik dapat menguji tembak senjata tersangka, kemudian membandingkan tanda pada peluru di TKP dengan tanda pada peluru yang ditembakkan.

Pemeriksa kemudian akan menilai seberapa mirip dan menentukan apakah peluru kemungkinan ditembakkan dari senjata yang sama atau senjata yang berbeda.

Sebelumnya, Brigadir J yang merupakan sopir pribadi istri Ferdy Sambo, tewas dalam baku tembak pada 8 Juli 2022. Menurut polisi, almarhum tewas akibat ditembak dengan luka tembak 7 lokasi di sekujur tubuhnya. Adapun, pelaku penembakan adalah ajudan Ferdy Sambo, Bharada E yang sudah dimintai keterangan oleh Komnas HAM pekan lalu.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan bahwa dalam uji balistik di rumah dinas Ferdy Sambo kemarin, ada tiga poin utama yang diperhatikan oleh penyidik.

“Pendalaman yang dilakukan di TKP untuk mengetahui yang pertama adalah sudut tembakan, yang kedua jarak tembakan, yang ketiga sebaran pengenaan tembakan,” ujar Dedi di Kompleks Polri Duren Tiga, Senin (1/8/2022).

Dedi juga mengatakan bahwa uji balistik yang dilakukan di rumah dinas Ferdy Sambo ini merupakan kali pertama dilakukan oleh Polri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ferdy Sambo penembakan komnas ham
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top