Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRIN Kembangkan ZeroCov, Alat Steriliasi Pembasmi Patogen

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan alat sterilisasi udara bernama ZeroCov untuk mendisinfeksi ruangan secara fisik maupun kimia.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 27 Juli 2022  |  19:10 WIB
BRIN Kembangkan ZeroCov, Alat Steriliasi Pembasmi Patogen
Ilustrasi - Varian baru Virus Corona SARS-CoV-2. - Antara
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Organisasi Riset (OR) Elektronika dan Telekomunikasi mengembangkan alat sterilisasi udara bernama ZeroCov untuk mendisinfeksi ruangan secara fisik maupun kimia.
Alat itu menggunakan ultraviolet tipe C (disinfeksi secara fisik) dan senyawa fenol (disinfeksi secara kimia), dan diklaim dinyatakan mampu membunuh hingga 99,7-100 persen patogen yang ada di udara. 
 
“Pengembangan alat sterilisasi ZeroCov ini menjadi dampak dari adanya pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020. Pandemi  memaksa masyarakat untuk hidup berdampingan dengan Virus Corona,” ucap Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih Desak Fede Sri Andayani dalam seminar Inovasi Teknologi BRIN dalam Menghadapi Lonjakan Covid-19, Rabu (27/7/2022). 
 
Desak mengatakan, gabungan sinar UVC dan senyawa fenol yang digunakan dalam alat ZeroCov mampu menonaktifkan berbagai jenis mikroorganisme, termasuk virus SARS CoV-2. 
   
Dia menuturkan, bahwa pancaran UVC yang dikeluarkan dari alat ZeroCov mampu menghancurkan kandungan asam nukleat pada berbagai jenis mikroorganisme, yang di mana hal tersebut dapat menyebabkan gangguan pada DNA/RNA bakteri, jamur, maupun virus sehingga ketiganya tidak dapat melakukan fungsi vitalnya secara maksimal. 
 
Sementara itu, cara kerja alat ZeroCov ini dimulai dengan penyaringan terhadap debu pasif yang terkandung pada udara bebas di sekitar alat. Kemudian, udara yang berhasil disaring pada tahap sebelumnya akan masuk ke dalam tahap pembilasan hasil saringan, dengan menggunakan larutan disinfektan atau reservoir larutan disinfektan. 
 
Selanjutnya, tahapan pembersihan udara akan dilanjutkan dengan tahap penguapan larutan disinfektan. Adapun tahap tersebut dilakukan hingga larutan disinfektan berubah menjadi bentuk uap atau yang biasa disebut dengan honey comb. 
 
"Kemudian, terjadi inaktivasi mikroorganisme di dalam UVC box, yang akhirnya akan menghasilkan udara bersih dan uap disinfektan," jelas Desak. 
Berdasarkan bentuknya, alat Zerocov dilengkapi dengan jenis desain yang mampu merefleksikan sinar UV dengan secara sempurna, yang dapat menyasar ke seluruh bagian-bagian di ruangan tertutup. 
 
Lebih lanjut, Desak menyebut bahwa alat tersebut memiliki sifat yang sangat fleksibel dan aplikatif, ZeroCov dapat digunakan di berbagai jenis fasilitas publik seperti sekolah, tempat ibadah, fasilitas publik, hotel, mal, hingga pada sejumlah jenis transportasi umum. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Badan Riset dan Inovasi Nasional-BRIN Covid-19 Virus Corona
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top