Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awas, Omicron BA5 Lima Kali Lebih Resisten terhadap Vaksin Covid-19

Subvarian Omicron BA5 empat kali lebih resistan terhadap vaksin Covid-19,
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Juli 2022  |  09:37 WIB
Awas, Omicron BA5 Lima Kali Lebih Resisten terhadap Vaksin Covid-19
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Covid-19 Moderna saat vaksinasi dosis ketiga sebagai vaksin penguat untuk tenaga medis. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Subvarian Omicron BA5, yang saat ini menjadi galur (strain) Virus Corona dominan di Amerika Serikat (AS), empat kali lebih resistan terhadap vaksin Covid-19, menurut studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Nature.

Studi itu menemukan bahwa varian tersebut empat kali lebih resistan terhadap vaksin messenger RNA (mRNA) dibandingkan sejumlah galur Omicron sebelumnya, yang mencakup vaksin Covid-19 produksi Pfizer dan Moderna.

Galur itu "sangat mudah menular (hypercontagious)" dan berkontribusi dalam peningkatan rawat inap dan penerimaan ICU, kata Mayo Clinic dalam sebuah laporan pada Kamis (14/7/2022).

Galur BA5 mewakili 65 persen jumlah kasus Covid-19 di AS dalam pekan yang berakhir pada 9 Juli, menurut data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.

Warga yang belum menjalani vaksinasi berpeluang lima kali lebih tinggi terjangkit virus itu dibandingkan mereka yang sudah divaksin dan mendapatkan suntikan penguat (booster), sementara potensi rawat inap mencapai 7,5 kali lebih tinggi dan peluang kematian tercatat 14 hingga 15 kali lebih tinggi, papar Kepala Kelompok Penelitian Vaksin Mayo Clinic Dr. Gregory Poland.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19 Covid-19 varian BA4 dan BA5

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top