Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemendikbudristek Klaim Kurikulum Darurat Sukses Atasi Learning Loss

Kemendikbudristek menyatakan kurikulum darurat sukses mengatasi hilangnya pengetahuan dan kemampuan siswa atau learning loss selama pandemi.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 05 Juli 2022  |  13:44 WIB
Kemendikbudristek Klaim Kurikulum Darurat Sukses Atasi Learning Loss
Sejumlah murid mengikuti Pembelajaran Tatap Muka di SDN 01 Pondok Labu, Jakarta, Senin (3/1/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyatakan kurikulum darurat yang diterapkan pada 2020 sukses mengatasi hilangnya pengetahuan dan kemampuan siswa atau learning loss selama pandemi Covid-19.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek Nino Aditomo mengungkapkan karena pandemi, pelajar di Indonesia kehilangan setidaknya lima sampai enam bulan masa belajar.

Oleh karena itu, Kemendikbudristek mengeluarkan opsi tiga pilihan kurikulum kepada satuan pendidikan, salah satunya kurikulum darurat.

"Ternyata penggunaan kurikulum darurat, itu efeknya sangat positif," ungkap Nino dalam Rapat Panja Kebijakan Kurikulum Komisi X DPR, Selasa (5/7/2022).

Dia menjelaskan, kurikulum darurat adalah penyerderhanaan materi esensial dari kurikulum 2013.

Penyederhanaan ini dilakukan karena banyak pengajar yang mengeluh kurikulum 2013 terlalu banyak materi. Saat diberi opsi, sekitar 31,5 persen sekolah memilih menggunakan kurikulum darurat.

Setelah satu tahun penerapan, riset Kemendikbudristek mengungkapkan kurikulum darurat sukses memitigasi learning loss secara signifikan. Misalnya, untuk literasi 73 persen teratasi dan untuk numerasi 85 persen teratasi.

Nino mengatakan angka tersebut melebihi ekspektasi. Menurutnya, kesuksesan kurikulum darurat karena tak memaksakan untuk mengajar banyak materi.

"Guru merasa terbantu dengan kurikulum darurat, karena ada waktu memperhatikan proses belajar siswanya," jelas Nino.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pandemi corona Kemendikbudristek kurikulum
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top