Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mengapa Tidak Ada Protokoler yang Membantu Anak Ridwan Kamil? Ini Faktanya

Adik Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzzaman menyampaikan keponakannya, Emmiril Khan Mumtadz atau Eril tidak ditemani protokoler saat berkunjung ke Swiss. Hal tersebut lantaran sang keponakan yang ditemani ibunya, Atalia Kamil mencari perguruan tinggi untuk melanjutkan S2.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 29 Mei 2022  |  10:27 WIB
Emmeril Khan Mumtadz, Camillia Laetitia Azzahra, Atalia Kamil, dan Ridwan Kamil. - Instagram @emmerilkahn
Emmeril Khan Mumtadz, Camillia Laetitia Azzahra, Atalia Kamil, dan Ridwan Kamil. - Instagram @emmerilkahn

Bisnis.com, JAKARTA- Adik Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzzaman menyampaikan keponakannya, Emmiril Khan Mumtadz atau Eril tidak ditemani protokoler saat berkunjung ke Swiss. Hal tersebut lantaran sang keponakan yang ditemani ibunya, Atalia Kamil mencari perguruan tinggi untuk melanjutkan S2.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah berada di Inggris saat sang anak hanyut di Sungai Aare.

"Kalau dalam konteks Pemerintahan Provinsi, karena keberangkatan ibu Atalia dan anak-anak adalah kegiatan keluarga untuk mencari sekolah dan kesempatan beasiswa S2. Jadi tidak ada pihak protokol yang menemani karena protokol melekat ke pak Gubernur," kata Elpi dalam jumpa pers di Gedung Pakuan, Bandung, Jawa Barat dikutip Minggu (29/5/2022).

"Kebetulan pak Gubernur kegiatan dinasnya, posisinya saat kejadian ini terjadi di Inggris," imbuhnya.

Elpi juga menyampaikan Eril berenang bersama adiknya Camillia Laetitia Azzahra dan temannya yang sudah lama tinggal di Swiss. Sehingga, lanjut dia, lokasi tempat Eril berenang sudah dipastikan aman. Terlebih ada lansia dan anak-anak yang berenang di tempat tersebut.

"Artinya dalam konteks safety berenang dengan orang yang sudah lama tinggal di Swiss dan memperhatikan situasi di antaranya adalah memastikan di daerah yang digunakan berenang ada wisatawan lain. Dari informasi keluarga saat memantau titik juga ada lansia dan anak di sekitar jadi ukurannya harusnya safety," paparnya.

Naasnya kejadian tidak terduga menimpa Eril lantaran disebutkan ada kejadian tak terduga yang membuat dia hanyut. Eril juga disebut sempat meminta ibunya tidak ikut turun.

"Karena keponakan kami ini pemuda yang bertanggung jawab insting alamiahnya menjaga kelompok, termasuk memastikan ibunya tidak ikut turun jadi di lokasi memang bersama keluarga tapi dia memastikan yang punya skill yang cukup (yang turun)," katanya.

Selain itu, Eril disebut sempat menyelamatkan adik dan temannya sebelum hanyut terbawa arus. Dia juga sempat meminta tolong dan didengar oleh warga sekitar Sunga Aare.

"Pada saat kejadian (Eril) memastikan yang dua sudah sampai dan qadarullah ada yang hal yang mungkin tidak terduga terbawa hanyut. Eril berteriak help dan keluarga yang dipinggir segera berlari mencari. Teriakan help ini terdengar warga di pinggiran sungai dan menelpon polisi," katanya.

"Laporan keluarga pada saat bertemu polisi si mungkin ada di hilir polisi sudah tau kami mengapresiasi kesigapan otoritas setempat memantau wisatawan kalau ada," lanjutnya.

Emmiril Khan Mumtadz hanyut di Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis, 26 Mei 2022. Hingga kini pencarian terus dilakukan untuk mencari anak Gubernur Jawa Barat itu.

Eril diketahui bertolak ke Swiss bersama ibundanya, Atalia Kamil dan sang adik Camillia Laetitia Azzahra untuk mencari perguruan tinggi.

Dia diketahui berencana melanjutkan S2 di Swiss. Dalam perjalanan tersebut mereka mengunjungi Sungai Aare dan kejadian naas menimpa anak Ridwan Kamil itu.

Sementara itu, Ridwan Kamil tengah berada di Inggris kala kejadian. Dia diketahui langsung pergi ke Swiss setelah menerima kabar sang anak hanyut terbawa arus sungai.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

swiss ridwan kamil Emmeril Khan Mumtaz
Editor : Pandu Gumilar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top