Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WHO: Cacar Monyet di Luar Afrika Tak Perlu Vaksinasi Massal

WHO menyatakan bahwa pengendalian kasus cacar monyet di luar Afrika tidak perlu menggunakan vaksin massal
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 24 Mei 2022  |  08:50 WIB
Ilustrasi tangan seseorang terinfeksi virus cacar monyet atau Monkeypox - BBC
Ilustrasi tangan seseorang terinfeksi virus cacar monyet atau Monkeypox - BBC

Bisnis.com, JAKARTA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa wabah cacar monyet (monkey-pox) di luar Afrika tidak memerlukan vaksinasi massal.

Pasalnya, langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan dan perilaku seksual yang aman telah dilakukan dan sangat membantu pengendalian penyebarannya.

Ketua Tim Patogen Berbahaya WHO untuk Eropa, Richard Pebody mengatakan bahwa pasokan langsung vaksin dan antivirus cacar monyet relatif terbatas.

Menurutnya, langkah-langkah utama untuk mengendalikan wabah adalah pelacakan kontak dan isolasi. Pihaknya mencatat bahwa cacar monyet bukan virus yang menyebar dengan mudah, termasuk tidak menyebabkan penyakit serius.

Pebody melanjutkan, belum ditemukan dengan pasti penyebab penyebaran wabah itu, termasuk mewaspadai potensi virus yang telah bermutasi.

"Jadi kita hanya melihat puncak gunung es," katanya seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (24/5/2022). 

Lebih lanjut, Pebody menyatakan, sebagian besar kasus yang dikonfirmasi belum dikaitkan dengan perjalanan ke Afrika, yang menunjukkan mungkin ada sejumlah besar kasus yang tidak terdeteksi. Namun, hingga saat ini, pasien yang didiagnosis terpapa wabah cacar monyet adalah pria yang berhubungan seks sesama pria.

Adapun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menyatakan sedang dalam proses merilis beberapa dosis vaksin Jynneos untuk digunakan dalam kasus cacar monyet.

Sementara itu, Pemerintah Jerman menyatakan bahwa mereka sedang menilai pilihan untuk vaksinasi, sedangkan Inggris telah justru menawarkannya kepada beberapa petugas kesehatan.

Otoritas kesehatan masyarakat di Eropa dan Amerika Utara sedang menyelidiki lebih dari 100 kasus yang dicurigai dan dikonfirmasi dari infeksi virus terburuk di luar Afrika yang telah menjadi endemik.

Mengingat kecepatan wabah dan kurangnya kejelasan tentang apa yang mendorongnya, ada kekhawatiran bahwa kegiatan keramaian dan pesta besar musim panas dapat memperburuk keadaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat afrika who vaksinasi Cacar monyet
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top