Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Azovstal Jatuh! 2.439 Pasukan Ukraina Menyerah, Putin Menang di Mariupol

Pasukan Rusia berhasil membersihkan Pabrik Azovstal dari sisa-sisa pasukan Ukraina dan milisi Azov. Kota Mariupol kini berada di bawah kendali Rusia.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 21 Mei 2022  |  06:54 WIB
Azovstal Jatuh! 2.439 Pasukan Ukraina Menyerah, Putin Menang di Mariupol
Misil Rusia membombardir pabrik baja Azovstal di Mariupol, Ukraina - New York Times

Bisnis.com, JAKARTA -- Rusia akhirnya mengendalikan secara penuh wilayah Mariupol setelah berhasil merebut benteng pertahanan  terakhir pasukan dan militan Ukraina.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia melaporkan bahwa wilayah pabrik metalurgi "Azovstal" di Mariupol, berhasil dibebaskan sepenuhnya dari kelompok militan Ukraina dari formasi "Azov".

Wilayah Azovstal memang menjadi benteng terakhir pasukan Ukraina dalam menghadapi serangan pasukan Rusia. Wilayah ini telah  telah diblokade pasukan Putin sejak tanggal 21 April 2022 lalu.

"Fasilitas bawah tanah perusahaan, tempat para militan bersembunyi, berada di bawah kendali penuh angkatan bersenjata Rusia," tulis keterangan resmi Kemhan Rusia, Sabtu (21/5/2022).

"Hari ini, 20 Mei, kelompok terakhir yang terdiri dari 531 militan menyerah."

Secara total, sejak 16 Mei kemarin sebanyak 2.439 pasukan Azov dan personel militer Angkatan Bersenjata Ukraina, yang diblokir di wilayah pabrik, meletakkan senjata mereka dan menyerah.

Proses evakuasi pasukan Azov sendiri berlangsung dramatis. Pasalnya, menurut klaim Rusia, komandan Azov yang dibenci oleh rakyat Mariupol terpaksa harus dievakuasi mobil lapis baja karena adanya keinginan penduduk lokal yang ingin main hakim sendiri.

"Penduduk kota ingin menghukumnya karena kekejaman, sehingga terpaksa dibawa keluar dari wilayah pabrik dengan mobil lapis baja khusus," tukas laporan itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top