Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Mudik 2022: Jumlah Pemudik Terus Naik, Penumpang Kapal Penyeberangan Tertinggi

Kemenhub menjelaskan jumlah pemudik pada Lebaran 2022 terus mengalami kenaikan dengan jumlah penumpang kapal penyeberangan menjadi yang tertinggi.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 30 April 2022  |  09:19 WIB
Mudik 2022: Jumlah Pemudik Terus Naik, Penumpang Kapal Penyeberangan Tertinggi
Pemudik berada di atas kapal terlihat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (5/5/2020). Penyeberangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk sempat dilakukan pembatasan larangan mudik guna mencegah penyebaran COVID-19, tapi sejumlah pemudik tujuan pulau Jawa pada Selasa (5/5) malam masih berdatangan, sementara dari Pelabuhan Ketapang menuju Bali hanya angkutan logistik saja. - ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan mencatat berdasarkan data sementara yang dihimpun dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2022 (1433 H), pergerakan penumpang angkutan umum mengalami peningkatan di semua moda jika dibandingkan dengan hari biasa pada Kamis (28/4/2022) atau H-4 lebaran.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan bahwa pemantauan pergerakan penumpang mudik tahun ini dilakukan di 111 terminal bus, 16 pelabuhan penyeberangan, 51 bandar udara, 110 pelabuhan laut, dan 13 Daop/Divre.

Tren jumlah pergerakan penumpang di semua moda angkutan sejak hari Senin hingga Kamis terus mengalami peningkatan.

Pada H-7 pergerakannya sebanyak 527.094 penumpang, H-6 563.033 penumpang, H-5 682.899 penumpang, dan H-4 806.257 penumpang.

“Data ini masih bersifat sementara dan diprediksi pada puncak mudik [pada 28 sampai 30 April 2022] jumlahnya akan terus meningkat,” katanya melalui keterangan pers, Sabtu (30/4/2022).

Adapun secara rinci, data sementara pergerakan penumpang di masing-masing moda angkutan pada H-4 kemarin jika dibandingkan dengan hari biasa, yakni 16 April 2022 jumlah penumpang bus adalah 142.391.

Angka tersebut meningkat 126,9 persen jika dibandingkan dengan hari biasa sebesar 62.760 penumpang.

Pada angkutan kereta api, realisasi jumlah penumpang pada H-4 tahun 2022 sebesar 109,341 atau meningkat 126 persen dibandingkan dengan hari biasa sebesar 48.372 penumpang.

Realisasi jumlah penumpang angkutan udara sebesar 207.700 penumpang atau meningkat 97,6 persen dibandingkan dengan hari biasa, 105.101 penumpang.

Pada angkutan laut, jumlah penumpang pada H-4 78.963 penumpang atau meningkat 293,6 persen dibandingkan dengan hari biasa sebesar 20.064 penumpang.

Lalu angkutan penyeberangan, realisasi penumpang pada H-4 sebesar 267.862 atau meningkat 382,4 persen dibandingkan dengan hari biasa sebesar 55.525 penumpang.

“Pada H-4 kemarin, pergerakan penumpang di semua moda meningkat sangat signifikan. Khususnya di moda angkutan penyeberangan mencapai 382,41%,” jelas Adita.

Sementara itu, jumlah pergerakan penumpang secara kumulatif di masing-masing moda yang dipantau selama empat hari mulai Senin hingga Kamis, pergerakan penumpang angkutan penyeberangan menjadi yang tertinggi sebanyak 756.987 penumpang.

Penumpang terpadat di lima pelabuhan penyeberangan yakni Merak, Bakauheni, Gilimanuk, Ketapang, dan Kayangan.

Kemudian angkutan udara sebanyak 680.163 penumpang. Dengan pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di lima bandara yakni Soekarno Hatta, Sultan Hasanuddin (Makassar), Juanda (Surabaya), Sepinggan (Balikpapan), dan Ngurah Rai (Bali).

Angkutan jalan atau bus sebanyak 487.488 penumpang. Dengan pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di lima terminal yakni Kertonegoro Ngawi, Ir. Soekarno (Klaten), Purboyo (Surabaya), Giwangan (Yogyakarta), dan Tamanan (Kediri).

Angkutan kereta api sebanyak 358.271 penumpang. Dengan pergerakan penumpang terpadat di lima Daerah Operasi (Daop) yakni: Daop I Jakarta, Daop II Bandung, Daop III Cirebon, Daop IV Semarang, dan Daop IX Jember.

Angkutan laut 263.432 penumpang. Dengan pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di lima pelabuhan yakni Gilimanuk, Batam, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang, dan Balikpapan.

Total pergerakan penumpang di semua moda angkutan sudah mencapai 2.579.283 orang. Jumlah ini masih lebih kecil dengan perbandingan 43,3 persen jika dibandingkan dengan pergerakan penumpang kumulatif pada periode yang sama di tahun 2019 sebesar 4.551.686 penumpang.

“Namun demikian, data kumulatif tahun ini masih sementara dan masih akan terus bergerak,” ujar Adita.

Untuk pergerakan kendaraan pribadi, berdasarkan data dari Jasa Marga, tren peningkatan lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek ke arah timur melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek terus terjadi.

Pada H-4, lalu lintas di GT Cikampek Utama sebanyak 84.234 kendaraan, atau naik hingga 149,8 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal pada periode November 2021.

Sedangkan secara kumulatif, mulai H-10 sampai H-4, sebanyak 1.157.959 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek, atau naik 14,1 persen jika dibandingkan dengan lalin normal periode November 2021 dengan total 1.015.248 kendaraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub feri penyeberangan Mudik Lebaran mudik angkutan penyeberangan Info Mudik
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top