Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tidak Mudik, Sandiaga Uno: Saya Akan Pantau Ragunan, TMII, dan Ancol

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat Lebaran akan memantau tiga destinasi wisata seperti Ragunan, Ancol, dan TMII.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kedua kanan), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan), Director of Operation III PT Waskita Karya Gunadi (kanan), Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG) Hariyadi B. Sukamdani (ketiga kiri), Direktur PT Bisnis Indonesia Gagaskreasitama Chamdan Purwoko (kiri) dan Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG) Hery Trianto melepas tim jelajah lebaran 2022 di Jakarta. Bisnis/Suselo Jati
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (kedua kanan), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (ketiga kanan), Director of Operation III PT Waskita Karya Gunadi (kanan), Presiden Komisaris PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG) Hariyadi B. Sukamdani (ketiga kiri), Direktur PT Bisnis Indonesia Gagaskreasitama Chamdan Purwoko (kiri) dan Direktur Pemasaran dan Penjualan PT Jurnalindo Aksara Grafika (JAG) Hery Trianto melepas tim jelajah lebaran 2022 di Jakarta. Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa dirinya tidak akan melakukan perjalanan mudik saat Lebaran Idulfitri 1443 H.

Dia menyebutkan di Hari Raya Idul Fitri dirinya akan tetap berada di Jakarta, sebab seluruh keluarganya berada di Ibu Kota.

"Di momen lebaran jam 12 kami [dan keluarga] akan memantau tiga destinasi wisata seperti Ragunan, Ancol, dan TMII. Kami akan berkegiatan silaturahmi dan menyicip produk ekonomi kreatif. Puasa itu turun tiga kilo, setelah lebaran naik dua kilo," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (30/4/2022).

Sebelumnya, Sandiaga memprediksi bahwa momen libur lebaran tahun 2022, akan berdampak pada pergerakan ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif mencapai hingga Rp72 triliun.

Menurut Sandi, ada dua jenis wisatawan yang berkontribusi dalam perputaran uang jumbo tersebut, yakni wisatawan ‘rojali’ dan wisatawan ‘rohali’.

“[Mudik berpotensi] Rp72 triliun. Ngitungnya 80 juta dari Pak Menhub, berdasarkan data sebelumnya 40 persennya yang berwisata rohali, rombongan yang lihat-lihat, bayar retribusi, maupun yang rojali, rombongan yang beli produk-produk ekonomi kreatif. Kalau 40 persennya dikali 1,5 juta itu Rp72 triliun” ujar Sandi dalam acara Jelajah Bisnis Indonesia di kantor Bisnis Indonesia, Rabu (27/4/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Akbar Evandio
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper