Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Modus Investasi Ilegal, Bayar Afiliator Pakai Uang Kripto!

Penggunaan aset kripto sebagai sarana pembayaran fee kepada afiliator dilakukan untuk mengelabui penghimpunan dan pembayaran dana secara illegal.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 14 April 2022  |  18:10 WIB
Modus Investasi Ilegal, Bayar Afiliator Pakai Uang Kripto!
Ilustrasi investasi bodong - Goodtimes.ca

Bisnis.com, JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terus memantau tren investasi bodong yang marak bekalangan ini.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan bahwa per tanggal 7 April 2022, PPATK telah menghentikan sementara transaksi yang diduga berasal dari tindak pidana berupa investasi illegal senilai Rp588 miliar.

“Total Rp588 miliar itu terdiri dari 345 rekening,” kata Ivan, Selasa Kamis (14/4/2022).

Berdasarkan hasil analisis PPATK, modus aliran uang tersebut cukup beragam, seperti disimpan dalam bentuk aset kripto, penggunaan rekening milik orang lain dan kemudian dipindahkan ke berbagai rekening di beberapa bank untuk mempersulit penelusuran transaksi.

Adapun penggunaan aset kripto sebagai sarana pembayaran fee kepada afiliator dilakukan untuk mengelabui penghimpunan dan pembayaran dana secara illegal.

“PPATK terus memantau dan menganalisis transaksi keuangan yang terindikasi dengan investasi ilegal.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ppatk investasi bodong aset kripto
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top