Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh! Melaju di Tol Kurang dari 60 Km/Jam Bakal Kena e-Tilang

Pengendara mobil di jalan tol yang melaju dengan kecepatan di bawah 60 km/jam dan di atas 120 km/jam akan dikenai tilang elektronik atau e-Tilang.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 01 April 2022  |  14:29 WIB
Penyekatan di jalan Tol Jakarta-Cikampek.  - Antara/Istimewa
Penyekatan di jalan Tol Jakarta-Cikampek. - Antara/Istimewa

Bisnis.com, SOLO - Pemberlakuan tilang elektronik atau e-tilang di jalan tol akan diberlakukan mulai hari ini, Jumat (1/4/2022).

Pengendara mobil yang melaju tidak sesuai ketentuan kecepatan akan dikenai tilang dan menerima denda hingga Rp500 ribu.

Menurut laporan situs Badan Pengatur Jalan Tol, batas kecepatan di jalan tol diatur pada peraturan pemerintah No. 79 tahun 2013 tentang jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 23 ayat 4.

Aturan itu juga diperkuat dengan Peraturan Menteri Perhubungan tentang Tata Cara Penetapan Batas Kendaraan pasal 3 ayat 4 pada pasal 23 ayat 4.

Dalam beleid itu, disebutkan bahwa batas kecepatan di jalan tol, yakni 60-100 km/jam.

Sedangkan di tol dalam kota kecepatan minimalnya 60 km/jam sampai batas maksimal 80 km/jam. Lalu untuk jalan tol luar kota, batas kecepatan kendaraan yakni 100 km/jam.

Sehingga nantinya, pengendara yang melaju kurang dari 60 km/jam akan dikenai e-tilang. Hal ini juga berlaku bagi pengendara di atas 120 km/jam.

Adapun, sanksi berupa denda bagi pengemudi kendaraan yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau rendah yakni dengan denda paling banyak Rp500.000 atau pidana kurungan paling lama dua bulan. Hal tersebut diatur dalam UU No. 22/2009 tentang LLAJ, pasal 287 ayat 5.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol tol tilang e-Tilang Tilang Elektronik
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top