Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tentara Rusia Dituduh Jarah Rumah dan Apartemen Warga Melitopol

Pasukan dituduh Rusia telah menjarah rumah dan apartemen milik penduduk di Melitopol.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 30 Maret 2022  |  13:40 WIB
Sebuah tank hancur saat pertempuran pasukan Rusia dan Ukraina di wilayah Sumy - Military Land
Sebuah tank hancur saat pertempuran pasukan Rusia dan Ukraina di wilayah Sumy - Military Land

Bisnis.com, JAKARTA – Otoritas Ukraina menuduh pasukan Rusia telah menjarah rumah dan apartemen penduduk di Melitopol. Selain itu, Ukraina juga menuding Rusia menahan dan menangkap pejabat maupun aktivis pro-Ukraina.

Pasukan Rusia di pinggiran kota dilengkapi dengan pos pemeriksaan untuk memperkuat rezim,” demikian keterangan resmi pihak Ukraina, Rabu (30/3/2022). 

Adapun, menurut laporan terbaru, Rusia telah memindahkan unit pangkalan militer ke-4 (distrik Tskhinvali, Ossetia Selatan) dan ke-7 (Abkhazia), yang merupakan bagian dari Distrik Militer Selatan, dari wilayah pendudukan Georgia ke wilayah Ukraina.

Sementara di wilayah Zaporizhzhia dan Kherson yang diduduki sementara, musuh terus melakukan tindakan ilegal terhadap penduduk setempat.

Unit-unit pasukan Rusia tersebar di seluruh pemukiman dan menempatkan peralatan di antara bangunan tempat tinggal,” imbuh laporan itu. 

Di wilayah yang diduduki sementara di wilayah Luhansk, otoritas Rusia berencana untuk mengadakan gelombang mobilisasi lain mulai 1 April tahun ini.  

Ada kemungkinan bahwa upaya semacam itu akan dilakukan di wilayah yang baru saja diduduki di wilayah tersebut. 

Menurut informasi yang tersedia, angkatan bersenjata federasi Rusia terus memiliki masalah dengan unit kepegawaian.  

Dengan demikian, prajurit Resimen Tank ke-26 dari Divisi Tank ke-47, yang menandatangani kontrak setelah partisipasi mereka dalam perang dengan Ukraina, mulai mengirimkan laporan yang meminta untuk mengakhiri kontrak dan mengirim mereka ke lokasi permanen untuk layanan lebih lanjut.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Rusia Ukraina Perang Rusia Ukraina
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top