Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Soal Penundaan Pemilu, Ma'ruf Amin Tegaskan Patuhi Konstitusi

Ma'ruf Amin menegaskan dirinya tetap fokus bekerja hingga 2024 sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 25 Maret 2022  |  07:41 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin di kediaman resmi wapres di Jakarta, Jumat (3/12/2021). - Antara
Wakil Presiden Ma'ruf Amin di kediaman resmi wapres di Jakarta, Jumat (3/12/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menegaskan tidak ikut campur terkait isu penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Namun demikian, sebagai pemegang mandat rakyat, dia menegaskan akan patuh terhadap konstitusi.

Sekadar informasi, isu penundaan Pemilu 2024 muncul dari sejumlah elit partai koalisi. Isu itu kemudian ditanggapi beragam oleh para politikus. PDIP, yang merupakan salah satu partai di lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi), secara tegas menolak rencana tersebut.

“Begini saya kira, mandat yang diberikan kepada Pak Presiden dengan saya itu kan sampai 2024. Jadi kami hanya berpikir sampai 2024. Tidak ada pikiran-pikiran lain,” tegas Wapres dikutip, Jumat (25/3/2022).

Untuk itu, sambung Wapres, Presiden dan dirinya tetap fokus bekerja hingga 2024 sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi.

“Jadi urusan lain itu bukan wilayah kami,” imbuhnya.

Wapres menambahkan bahwa saat ini yang terpenting adalah fokus melaksanakan tugas dan berupaya mempercepat pemulihan berbagai sektor yang terdampak pandemi, khususnya perekonomian hingga akhir masa tugas pada 2024.

Sebelumnya, wacana penundaan Pemilu 2024 dicetuskan oleh tiga orang ketua umum partai politik.

Mereka beralasan kondisi negara belum benar-benar pulih setelah dihantam pandemi Covid-19, khususnya yang telah berdampak signifikan pada perekonomian negara dan para pelaku usaha.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wakil presiden Ma'ruf Amin Pemilu 2024
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top