Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Haris Azhar dan Fatia Tidak Takut Ditahan Polda Metro Jaya

Haris Azhar mempersilahkan tim penyidik Polda Metro Jaya melakukan upaya penahanan terhadap dirinya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Maret 2022  |  17:04 WIB
Koordinator KontraS Haris Azhar bersiap memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (5/8). - Antara/Widodo S. Jusuf
Koordinator KontraS Haris Azhar bersiap memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (5/8). - Antara/Widodo S. Jusuf

Bisnis.com, JAKARTA--Tersangka Direktur Lokataru Haris Azhar menegaskan bahwa dirinya tidak takut jika ditahan penyidik Polda Metro Jaya terkait perkara tindak pidana pencemaran nama baik Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

Haris menegaskan jika dirinya harus dipenjara karena membongkar fakta terkini di wilayah Papua, hal tersebut merupakan kehormatan tersendiri untuk Haris.

Dia mempersilahkan tim penyidik Polda Metro Jaya jika berkukuh ingin melakukan upaya penahanan terhadap dirinya.

"Saya anggap ini sebagai sebuah kehormatan. Kalau negara ini akan memenjarakan saya, saya anggap sebagai kehormatan dan fasilitas negara kepada saya," tuturnya di Jakarta, Sabtu (19/3/2022).

Secara terpisah, Koordinator LSM KontraS Fatia Maulidiyanti mengemukakan perkara tindak pidana pencemaran nama baik yang menjerat dirinya jadi tersangka bersama Haris Azhar merupakan suatu bentuk kriminalisasi yang dilakukan Polda Metro Jaya dan Luhut Binsar Pandjaitan.

Dia berpandangan, apa yang disampaikan adalah fakta kondisi Papua yang diabaikan negara. Bahkan, negara seolah acuh dengan kekerasan dan para pengungsi yang ada di Papua demi menguasai kekosongan lahan nantinya.

"Hal ini (proses hukum) bukan berarti membuat fakta apa yang terjadi di Papua berhenti sampai di sini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Luhut Pandjaitan Haris Azhar
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top