Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Bisa Gerak hingga Tenggelam, Ribuan Peserta Balap Off Road Terjebak Lumpur 

Video yang menunjukkan ribuan peserta balapan off road di Toraja terjebak lumpur, viral di media sosial.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 10 Maret 2022  |  11:41 WIB
Tangkapan layar video viral ribuan peserta off road terjebak di jalur berlumpur - Instagram fakta.indo
Tangkapan layar video viral ribuan peserta off road terjebak di jalur berlumpur - Instagram fakta.indo

Bisnis.com, SOLO - Sebuah video yang menunjukkan ribuan peserta balapan off road di Toraja, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, para peserta balapan harus menerima nasib sial karena terjebak di jalur berlumpur.

Motor trail yang seharusnya bisa melewati jalur tersebut pun nampak tenggelam ke dalam lumpur. Para peserta juga kesulitan untuk menggerakkan motornya.

Bahkan terdapat juga peserta yang terjebak masuk ke dalam lumpur hingga setengah badan.

Melihat medan yang susah dilalui itu, para peserta kemudian saling membantu untuk mengeluarkan motor mereka dari lumpur.

Akibarnya, ribuan peserta harus putar balik dan bisa menyelesaikan off-road sampai garis finis.

"Peserta balapan off road di Toraja Sulawesi Selatan, terjebak lumpur. Peserta yang berjumlah lebih dari 3 ribu orang itu terpaksa memutar balik dan tidak mencapai finish line," tulis akun @fakta.info pada Rabu (9/3/2022).

Video tersebut akhirnya viral dan mendapat banyak komentar dari warganet.

"Ini mah bajak sawah dengan gaya," tulis seorang netizen.

"Malah jd gotong royong ya," tulis netizen lain.

Ada juga yang menyinggung soal panitia penyelenggara yang tak mengecek kondisi lapangan.

"Lah panitiannya gimana kaga ngecek jalurnya dulu,"

"Wah.. Panitia penyelenggara gmn nih?"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Motor Trail viral
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top