Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Soal Kasus Kematian Covid-19, Muhammadiyah: Ini Bukan Sekadar Angka

Muhammadiyah meminta seluruh pihak untuk tidak meremehkan penambahan kasus Covid-19, terutama angka kematian akibat Covid-19.
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per hari Selasa (8/9/2020) pukul 12.00 WIB menyebutkan kasus meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 100 oarang menjadi 8.230 orang. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Petugas memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 per hari Selasa (8/9/2020) pukul 12.00 WIB menyebutkan kasus meninggal dunia akibat Covid-19 bertambah 100 oarang menjadi 8.230 orang. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA — Ketua PP Muhammadiyah Bidang Kesehatan Agus Taufiqurrahman meminta seluruh pihak untuk tidak meremehkan penambahan kasus Covid-19, terutama angka kematian.

Agus menyinggung terkait dengan kewajiban negara dalam melindungi nyawa setiap warga negara yang didasari oleh undang-undang. Dengan demikian, melindungi setiap warga negara dari Covid-19 merupakan tugas bersama.

“Semua sudah sepakat bahwa mengatasi pandemi ini tidak bisa sendiri-sendiri, perlu keterlibatan seluruh komponen masyarakat. Statistik ini bukan sekedar angka-angka, tapi ini adalah nyawa manusia, saudara-saudara kita,” kata Agus seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (16/2/2022).

Selain itu, dia menilai literasi tentang Covid-19 masih penting untuk terus dijelaskan hingga ke komponen terkecil dari tatanan masyarakat, yakni keluarga. Sebab, kata Agus, penularan Covid-19 di keluarga memiliki probabilitas yang cukup tinggi.

Mengutip pemberitaan Bisnis, Selasa (15/2/2022), kasus terkonfirmasi harian Covid-19 mencatatkan rekor yaitu menembus 57.049 kasus pada Selasa (15/2). Angka itu melampaui puncak kasus Delta pada Juli 2021.

Menurut Jubir Satgas Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, lonjakan kasus Covid-19 pada Selasa (15/2) kemarin disebabkan karena akumulasi data yang terlambat masuk pada hari sebelumnya.

Untuk kematian, tercatat ada penambahan sebanyak 134 kasus akibat Covid-19. Dengan demikian, total pasien Covid-19 meninggal dunia di Indonesia jumlahnya 145.455 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Penulis : Rahmad Fauzan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper