Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mahfud: Masyarakat Memandang Media dari 2 Sisi, Apa Saja?

Mahfud MD mengatakan masyarakat Indonesia memiliki kecemasan yang tinggi terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 08 Februari 2022  |  10:41 WIB
Mahfud: Masyarakat Memandang Media dari 2 Sisi, Apa Saja?
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Mahfud MD (tengah) memberi keterangan terkait perkembangan penagihan dana BLBI saat jumpa pers di Jakarta, Senin (8/11/2021) sebagaimana disiarkan oleh kanal Youtube Kemenko Polhukam RI. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan masyarakat Indonesia memiliki kecemasan yang tinggi terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks.

Mahfud menyebut ada dua sisi pandangan masyarakat terhadap media berdasarkan survei terbaru Edelman Trust Barometer.

“Ssurvei terbaru Edelman Trust Barometer yang diluncurkan Januari 2022 memberi kabar gembira sekaligus agak sedikit kecemasan bagi kita,” kata Mahfud dikutip melalui Youtube Dewan Pers Official, Selasa (8/2/2022).

Dia melanjutkan, dalam survei tersebut di tingkat global Indonesia menempati peringkat kedua dalam hal kepercayaan terhadap media. Adapun, untuk posisi pertama ditempati oleh China dan ketiga adalah Thailand.

“Dalam survei itu tingkat kepercayaan publik terhadap media, Indonesia mencapai 73 persen atau naik 1 persen dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Kendati demikian, dia melanjutkan dari survei tersebut ternyata publik Indonesia turut memiliki kecemasan yang tinggi terhadap berita palsu atau hoaks.

Indonesia menduduki peringkat kedua dalam tingkat kecemasan terhadap berita palsu atau hoaks. Adapun, posisi pertama diduduki oleh Spanyol.

“Dalam tingkat kecemasan, Indonesia mencapai 83 persen. Ini angka yang memberikan pengakuan atas keprihatinan kita selama ini dari fenomena merebaknya hoaks dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Mahfud.

Dia melanjutkan, hoaks terus menjadi perhatian baik dari pemerintah, masyarakat, dan insan media untuk mengatasi hal tersebut secara bersama-sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mahfud md media hari pers nasional dewan pers hoax
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top