Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Bakal Jerat Tersangka Johan Darsono dengan Pasal Pencucian Uang

Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah menyelidiki dugaan pencucian uang yang diduga dilakukan oleh tersangka Johan Darsono selaku owner Johan Darsono Group.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 04 Februari 2022  |  00:39 WIB
Kejagung Bakal Jerat Tersangka Johan Darsono dengan Pasal Pencucian Uang
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah menyelidiki dugaan pencucian uang yang diduga dilakukan oleh tersangka Johan Darsono selaku owner Johan Darsono Group.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Supardi mengakui bahwa tim penyidik Kejagung hingga kini belum menjerat tersangka Johan Darsono dengan pasal pencucian uang.

Namun, Supardi memastikan bahwa pihaknya kini tengah mengejar pasal pencucian uang terhadap tersangka Johan Darsono dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

"Kita sedang mencari fakta hukum ke arah TPPU dia, kalau memang ada kita akan kejar ke pasal pencucian uangnya," tutur Supardi di Kejagung, Kamis (3/2).

Berkaitan dengan hal tersebut, Supardi menyebut bahwa pihaknya juga telah memeriksa tersangka Johan Darsono di Rutan Salemba cabang Kejagung pada Kamis 3 Februari 2022.

Supardi menjelaskan tersangka Johan Darsono diperiksa terkait 12 korporasi yang diduga telah menerima hasil korupsi dari pembiayaan LPEI sebesar Rp2,1 triliun.

"Dia diperiksa terkait 12 korporasi yang diduga ikut menerima uang pembiayaan dari LPEI itu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung pencucian uang laporan dugaan korupsi
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top