Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Terungkap! Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Langkat Ada Sejak 2012

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat sudah ada sejak 2012 lalu.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 25 Januari 2022  |  14:48 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan pers kepada awak media di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/12/2021). - Antara
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan memberikan keterangan pers kepada awak media di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (20/12/2021). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Polisi menyebut bahwa bangunan kerangkeng mirip penjara yang ditemukan di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin tidak berizin.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut bangunan kerangkeng manusia itu sudah dibuat sejak 2012 lalu.

"Setelah ditelusuri bangunan tersebut telah dibuat sejak 2012 atas inisiatif Bupati Langkat dan bangunan tidak terdaftar dan tidak memiliki izin sebagaimana diatur undang-undang," kata Ramadhan dalam keterangan pers, Selasa (25/1/2022).

Ramadhan menyebut dari penyelidikan awal ditemukan bahwa kerangkeng itu berdiri di atas tanah dengan luas 1 hektare, dengan luas gedung 6x6 yang terbagi menjadi dua kamar dengan kapasitas 30 orang.

"Di mana per kamar dibatasi dengan menggunakan jeruji besi sebagaimana layaknya bangunan sel," kata Ramadhan.

Ramadhan menyebut berdasarkan keterangan penjaga kerangkeng itu merupakan penampungan orang-orang yang kecanduan narkoba dan kenakalan remaja. Para penghuni, kata Ramadhan, diserahkan ke pengelola kerangkeng itu oleh pihak keluarga untuk dibina.

"Yang mana orang-orang tersebut dibina kecanduan narkoba dan kenakalan remaja diserahkan dengan membuat surat pernyataan warga binaan," ujar Ramadhan.

Ramadhan menyebut para penghuni kerangkeng sebagian dipekejakan di pabrik kelapa sawit milik Bupati. Menurutnya, mereka dipekerjakan dengan maksud agar memiliki keahlian yang dapat berguna saat mereka keluar. Hanya saja, kata dia mereka hanya diberi makan dan tidak diberi upah.

Sebelumnya, Bupati Langkat non-aktif Terbit Rencana Peranginangin diduga memiliki kerangkeng manusia di rumahnya. Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Sumatra Utara Kombes Hadi Wahyudi. Dia menyatakan terdapat dua kerangkeng manusia yang terletak halaman di rumah Terbit.

"Informasi dilapangan betul (ada kerangkeng di rumah Bupati Langkat)," kata Hadi saat dihubungi Bisnis, Senin (24/1/2022).

Hadi mengatakan berdasarkan pengakuan sementara dari penjaga, kerangkeng tersebut digunakan untuk penampungan orang kecanduan narkoba. Tempat tersebut dibuat atas inisiatif Terbit.

Adapun, keberadaan kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin itu terungkap saat tim KPK melakukan OTT di rumah tersebut.

"Penampungan orang-orang yang kecanduan narkoba dan kenakalan remaja, yang diserahkan oleh orang tuanya, tempat trsebut dibuat inisiatif bupati langkat yang ditangkap OTT KPK," kata Hadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi polri penjara perbudakan langkat
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top