Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korupsi Satelit: Jaksa Agung Tak Berani Tindak Oknum TNI yang Terlibat

Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin tidak berani menindak oknum TNI yang disinyalir terlibat dalam kasus dugaan korupsi proyek satelit. Apa alasannya?
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 19 Januari 2022  |  21:50 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Gedung Kejaksaan Agung, Jumat (14/1/2022), memberi keterangan terkait penyidikan proyek satelit Kementerian Pertahanan (Kemenhan). JIBI - Bisnis/Jaffry Prabu
Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa di Gedung Kejaksaan Agung, Jumat (14/1/2022), memberi keterangan terkait penyidikan proyek satelit Kementerian Pertahanan (Kemenhan). JIBI - Bisnis/Jaffry Prabu

Bisnis.com, JAKARTA - Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin tidak berani menyentuh oknum TNI yang disinyalir terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek satelit di Kementerian Pertahanan tahun anggaran 2015-2021.

Burhanuddin mengatakan bahwa pihaknya hanya akan menindak calon tersangka yang berasal dari kalangan sipil, namun untuk oknum TNI yang diduga terlibat perkara korupsi proyek satelit pada Kementerian Pertahanan tidak akan disentuh.

"Kami melakukan penyidikan hanya terhadap yang (calon) tersangkanya adalah sipil, tidak pada TNI," tuturnya di Kejagung, Rabu (19/1).

Menurut Burhanuddin, pihaknya juga sudah bekerja sama dengan polisi militer untuk mengusut oknum TNI yang terlibat dalam perkara korupsi satelit itu.

Pasalnya, kata Burhanuddin, pihak yang berwenang untuk mengusut kasus korupsi yang diduga telah melibatkan oknum TNI adalah polisi militer.

"Kecuali nanti ditentukan lain menjadi koneksitas, baru kami, tetapi saat ini yang kami tetap selidiki adalah sipilnya atau swastanya," imbuhnya. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi jaksa agung tni
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top