Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

2.611 Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet

Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta merawat 2.611 pasien Covid-19 pada hari ini.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 18 Januari 2022  |  11:52 WIB
2.611 Pasien Covid-19 Dirawat di RSDC Wisma Atlet
Foto udara suasana Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta, Jumat (14/1/2022). ANTARA FOTO - Muhammad Adimaja
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta merawat 2.611 pasien Covid-19 pada Selasa (18/1/2022).

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Aris Mudian mengatakan, jumlah pasien yang dirawat bertambah 76 dibanding dengan hari sebelumnya 2.535, laki-laki 1.218 dan perempuan 1.393.

Secara keseluruhan, total pasien Covid-19 yang terdaftar di Wisma Atlet di Tower 4, 5, 6, dan 7 mencapai 134.496 orang.

Dari total tersebut, 131.885 orang di antaranya sudah keluar, ada yang sembuh, dirujuk ke rumah sakit lain, atau meninggal dunia.  

"Perinciannya, 130.033 telah dinyatakan sembuh, 1.072 orang dirujuk ke RS lain, dan 596 meninggal," kata Aris dalam keterangan resmi, Selasa (18/1/2022). 

Sejak beroperasi 12 April 2020, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 18.340 orang, 18.239 orang di antaranya telah pulang, dirujuk ke RS lain 42 orang, dan yang meninggal dunia 1 orang. 

Lebih lanjut, RSDC Wisma Atlet Pademangan kini merawat inap 2.886 pasien repatriasi atau pekerja migran Indonesia (PMI) atau bertambah 87 orang dibandingkan hari sebelumnya 2.973.

Pada saat yang sama, 5.705 orang melakukan karantina di hotel dan penginapan di wilayah DKI Jakarta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

WISMA ATLET Covid-19
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top