Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Covid-19 Varian Omicron di Dunia: 552.191 Kasus, 115 Orang Meninggal

Kasus Covid-19 varian Omicron di dunia sudah mencapai 552.191 dengan 115 kematian.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 11 Januari 2022  |  09:55 WIB
Ilustrasi pria mengalami gejala Covid-19 varian Omicron - Freepik
Ilustrasi pria mengalami gejala Covid-19 varian Omicron - Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Kasus Covid-19 varian Omicron di dunia sudah mencapai 552.191 dengan 115 kematian.

Menurut situs yang menghimpun data Omicron, Newsnode,  Selasa (11/1/2022), dari 150 negara yang mengonfirmasi Omicron, Inggris adalah negara dengan kasus tertinggi dengan 246.780, dan 75 kematian. 

Kemudian, Denmark dengan 66.563 kasus dan 18 kematian, lalu  Jerman dengan 62.974 kasus dan 16 kematian, dan Amerika Serikat dengan 62.480 kasus dan 1 kematian.

Sementara itu, kasus Omicron di negara asalnya yakni Afrika Selatan mencapai 2.223 kasus dan nol kematian.

Selanjutnya, di Asia ada  India mencapai 3.044 kasus dengan 1 kematian, Jepang 1601 kasus, Thaiwan 138 kasus, Hong Kong 115 kasus, dan China 15 kasus.

Di Asia Tenggara, ada Singapura mencatat 3.592 kasus, Thailand dengan 3.338 kasus, Indonesia dengan 414 kasus, dan Malaysia 245 kasus. Adapun, Kamboja  melaporkan 94 kasus, Filipina dengan 43 kasus, dan Vietnam 30 kasus.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom beberapa waktu lalu mengatakan, vaksin saja tidak akan membuat negara mana pun keluar dari krisis ini.

Meningkatnya kasus, ujarnya, walaupun gejala yang ditimbulkan mungkin tidak parah, dapat mengganggu sistem kesehatan yang tidak siap.

“Vaksin, memakai masker, menjaga jarak, ventilasi, dan menjaga kebersihan tangan, tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Semua harus dilakukan secara bersamaan, konsisten dan baik,” ujarnya dikutip dari akun @pandemictalks.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 omicron
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top