Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejagung Beberkan Modus Pembobolan PT Taspen

Kejagung membeberkan modus operandi yang dilakukan calon tersangka tindak pidana korupsi untuk membobol PT Taspen demi meraup keuntungan kantong pribadinya.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 06 Januari 2022  |  17:09 WIB
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi - JIBI/Bisnis - Sholahuddin Al Ayyubi
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi - JIBI/Bisnis - Sholahuddin Al Ayyubi

Bisnis.com, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan modus operandi yang dilakukan calon tersangka tindak pidana korupsi untuk membobol PT Taspen demi meraup keuntungan kantong pribadinya.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Supardi mengemukakan bahwa para pelaku menggunakan modus perdagangan valas, investasi hingga penerbitan medium term note (MTN) yang secara sengaja direkayasa guna membobol PT Taspen.

Sayangnya, Supardi tidak menjelaskan lebih rinci mengenai tahun terjadinya peristiwa tindak pidana korupsi tersebut.

"Modusnya dia perdagangan valas, investasi dan MTN pada tahun berapa saya lupa. Ada investasi juga yang direkayasa," tuturnya kepada Bisnis di Gedung Bundar, Kamis (6/1/2022).

Supardi juga mengatakan calon tersangka perkara korupsi PT Taspen merupakan orang yang berbeda dengan tersangka kasus korupsi PT Asabri dan PT Asuransi Jiwasraya, meskipun modusnya serupa.

"Pelakunya bukan orang yang sama, ini berbeda dan tidak ada hubungannya dengan Asabri atau Jiwasraya," katanya.

Supardi optimistis dalam waktu dekat perkara itu bisa segera dituntaskan karena tim penyidik telah meminta klarifikasi dari sejumlah pihak dalam rangka membuat terang perkara tindak pidana korupsi itu.

"Mudah-mudahan pekan depan bisa segera selesai ya," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

taspen Kejaksaan Agung
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top