Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beda Cara Indonesia Menghadang Varian Omicron dengan Negara Lain

Virus Corona varian Omicron telah mewabah di 83 negara dengan jumlah kasus konfirmasi 14.107, dan probable case 78.093 pada Rabu (15/12/2021) pagi.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 15 Desember 2021  |  11:50 WIB
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - DW.com
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - DW.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Virus Corona varian Omicron telah mewabah di 83 negara dengan jumlah kasus konfirmasi 14.107, dan probable case 78.093 pada Rabu (15/12/2021) pagi.

Mengutip data  Global.Health, tiga negara yang memiliki kasus terbanyak adalah: Inggris 5.346 kasus (bertambah 633 kasus), Denmark 4.535 kasus (bertambah 1.098 kasus), dan Norwegia 1.176 kasus (bertambah 218 kasus).

Meski dikabarkan ringan, namun varian ini sudah menelan korban di Inggris dan Amerika Serikat (AS).

Semula, varian ini menyebar di Afrika Selatan (Afsel), tapi kini kasus terbanyak di Inggris. Hal inilah yang membuat sejumlah negara mengeluarkan jurus masing-masing untuk menghadang varian yang lebih menular dibanding varian Delta.

Berikut mitigasi ancaman Omicron di berbagai negara dikutip dari akun Instagram @pandemictalks, Senin (13/12/2021).

Jepang

Meskipun cakupan vaksinasi hamper 80 persen, Jepang tetap melakukan karantina dan evaluasi PCR.

Jepang juga memperketat akses dengan menutup perbatasan untuk semua warga negara asing (WNA). Selain itu, karantina ketat bagi warga Jepang yang datang dari negara masuk daftar merah.

Di samping itu, tracing dilakukan bagi yang close contact dengan kasus Omicron.Upaya lainnya, adalah mengevaluasi reagen PCR yang digunakan

1 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 omicron
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top