Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkes Siapkan Kebijakan Booster Vaksin untuk Lansia, Mulai Awal 2022?

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes RI Siti Nadia Tirmizi mengatakan pemerintah sedang menyiapkan kebijakan vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk lansia. Bakal mulai awal 2022?
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Desember 2021  |  18:21 WIB
Vaksinasi warga lanjut usia (lansia) di Jakarta Utara. - Antara\r\n
Vaksinasi warga lanjut usia (lansia) di Jakarta Utara. - Antara\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan RI menyiapkan kebijakan vaksinasi dosis ketiga atau booster vaksin untuk penduduk lanjut usia (lansia).

Hal itu diucapkan oleh Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes RI Siti Nadia Tirmizi seperti dikutip dari Antara, Jumat (3/12/2021).

"Apakah lansia akan kita mulai vaksinasi [booster] di Januari? Ini sedang kita matangkan untuk kebijakannya, mengingat baru 51 persen lansia yang mendapat vaksinasi dosis pertama," kata Nadia dalam Dialog Produktif Jumat KPCPEN. Jumat (3/12/2021).

Sementara itu, Siti Nadia mengungkapkan realisasi vaksinasi dosis kedua bagi lansia masih sangat rendah, yaitu baru 30 persen. Menurutnya, penduduk lansia menjadi salah satu prioritas pemerintah untuk mendapatkan vaksinasi booster. Pasalnya, dua dosis vaksin kurang mampu meningkatkan imunitas mereka yang telah menurun terhadap Covid-19.

Selain lansia, dia menuturkan tenaga kesehatan dan orang dengan permasalahan kekebalan tubuh juga menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster.

"Tapi yang harus diingat, vaksinasi booster akan lebih baik kalau dimulai pada saat vaksinasi lengka. Jadi dosis satu dan dua sudah didapatkan minimal 60 persen dari sasaran," ucap Nadia.

Berdasarkan data terbaru, sekitar 95,47 juta masyarakat Indonesia yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap (dosis pertama dan kedua).

Realisasi tersebut sekitar 45,84 persen dari target masyarakat yang akan divaksin, yaitu sebanyak 208,26 juta.

Menurutnya lansia dan orang-orang rentan lain memerlukan vaksinasi booster karena efikasi vaksin dosis pertama dan kedua akan menurun seiring berjalannya waktu. Apalagi ketika vaksin tersebut disuntikkan kepada lansia yang daya tahan tubuhnya biasanya lebih rendah dari orang-orang yang berusia lebih muda.

"Penurunannya bukan berarti nol. Artinya proteksi itu tetap ada, ditambah kekebalan kelompok yang sudah dibangun ini menjadi satu kombinasi intervensi penanganan pandemi yang baik," katanya.

Dia menegaskan vaksinasi menjadi salah satu kunci agar Indonesia bisa bertahan menghadapi ketidakpastian akibat Covid-19 di tahun 2022 yang akan datang.

"Perlu kerja sama dari masyarakat karena kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan 3 M, 3 T, dan percepatan vaksinasi menjadi kunci dalam penanganan pandemi untuk menghadapi berbagai macam hal yang tidak pasti di 2022," ucapnya.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes vaksinasi Adaptasi Kebiasaan Baru booster vaksin
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top