Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fakta Kapolres Nunukan Hajar Anak Buah, Viral di Medsos hingga Pelaku Dinonaktifkan

Gara-gara gambarnya saat mengikuti rapat via zoom tidak muncul, Kapolres Nunukan aniaya anak buahnya hingga babak belur.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Oktober 2021  |  09:32 WIB
Viral video Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar melakukan penganiayaan terhadap anak buah karea fotonya tak muncul dalam zoom meeting.
Viral video Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar melakukan penganiayaan terhadap anak buah karea fotonya tak muncul dalam zoom meeting.

Bisnis.com, KALIMANTAN UTARA - Rekaman video yang memperlihatkan aksi penganiayaan yang dilakukan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar terhadap anak buahnya viral di media sosial.

Dalam video tersebut, korban yang awalnya terlihat membantu menyiapkan sebuah acara baksos Akabri 1999 tiba-tiba didatangi pelaku.

Tak banyak kata-kata, pelaku langsung menendang dan memukul korban hingga jatuh tersungkur.

Sejumlah anggota polisi lain terlihat hanya melihat kejadian itu dan tidak ada yang berani melerai.

Hingga akhirnya seorang perempuan datang dan berusaha menghentikan tindakan arogan pelaku.

Gara-gara gambar di zoom tidak muncul

Dilansir dari Antara, kasus penganiayaan itu terjadi pada Kamis (21/10/2021).

Adapun pemicunya berawal saat Kapolres mengikuti rapat via zoom dengan Mabes Polri.

Sang Kapolres merasa kesal dengan korban lantaran gambarnya saat rapat tersebut tidak muncul di layar.

Karena emosi, pelaku langsung mencari korban dan menemukannya di lokasi kejadian atau tepatnya di ruang Aula Polres Nunukan.

Korban yang terlihat hendak memindahkan meja, langsung dihampiri pelaku dan langsung dilakukan penganiayaan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

viral
Sumber : Antara
Editor : Setyo Puji Santoso

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top