Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rachmat Gobel Ajak Belarusia Investasi di Indonesia

Selain mengajak investasi, Rachmat Gobel juga menawarkan ekspor karet Indonesia ke Belarus.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Oktober 2021  |  07:26 WIB
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel  -  dpr.go.id
Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel - dpr.go.id

Binsis.com, JAKARTA – Wakit Ketua DPR RI Rachmat gobel mengajak Belarusia untuk berInvestasi di Indonesia dan mengimpor karet dari Tanah Air guna memenuhi kebutuhan industri ban traktor dan alat berat negara itu.

Tawaran tersebut disampaikan Rachmat dalam dalam pertemuan degnan pejabat Kementerian Perindustrian Belarus usai mengunjungi industri traktor Belaz di Minsk, Jumat (22/10/2021).

"Indonesia memiliki kualitas karet yang bagus yang bisa digunakan sebagai bahan baku ban kendaraan alat berat Belarusia," kata Rachmat, dikutip Sabtu (23/10/2021).

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) ini tertarik dengan industri traktor dan alat berat yang dikembangkan Belarus baik untuk pertanian, perkebunan, infrastruktur, hingga tambang.

Negara pecahan Uni Sovyet itu mampu membangun industri traktor dan alat beratnya untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor ke berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia untuk ekspor dump truk pertambangan.

Melihat industri tersebut dan keinginan Belarus memasok alat beratnya ke Indonesia, Rachmat Gobel yang juga mantan Menteri Perdagangan melihat peluang untuk mengekspor karet alam dan turunannya ke negara yang dipimpin Presiden Alexander Lukashenko itu.

"Kita bisa joint venture untuk membangun industri traktor di Indonesia. Indonesia merupakan pasar yang besar. Jadikan Indonesia basis produksi untuk pasar domestik dan ekspor," katanya.

Ia mengatakan dengan keberadaan pabrik di Indonesia, petani di Indonesia akan lebih percaya dan merasa nyaman menggunakan traktor tersebut karena ada kepastian suku cadang.

"Indonesia merupakan pasar yang besar, lebih dari 90 juta masyarakatnya hidup dari pertanian. Memang pemerintah membeli traktor untuk membantu petani, tapi kalau petani tidak nyaman menggunakannya tidak baik juga," ujar Rachmat Gobel.

Menanggapi hal itu Wakil Menteri Perindustrian Belarus Dmitri Haritonchick mengakui bahwa kualitas karet Indonesia bagus, dan pernah mengimpor karet dari Indonesia.

"Saat ini kami mengimpor karet dari Vietnam dan Afrika Barat," katanya.

Namun, menurut dia, tidak tertutup kemungkinan industri Belarus mengimpor karet dari Indonesia.

"Kami juga terbuka untuk berbagai jenis kerja sama dan berminat untuk mencari mitra di Indonesia untuk lokalisasi, (industri traktor)," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi belarusia rachmat gobel

Sumber : Antara

Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top